Terganggu Suara "Tak Tuk Ah Ah Ah" dari King Padel Kemang, Warga Lapor Polisi
Seorang warga Kemang, Jakarta Selatan, meluapkan kekesalannya melalui media
sosial setelah ketenangannya diganggu oleh kebisingan dari tempat olahraga
padel di sebelah rumahnya.
Akun TikTok @mengejarhei menjadi sorotan setelah mengunggah video keluhan
tentang King Padel Kemang yang berlokasi di Jl. Taman Kemang No.30, Bangka,
Kec. Mampang Prapatan, Jaksel.
Dalam video yang diunggahnya, perempuan tersebut tampak geram lantaran suara
bising dari lapangan padel terdengar hingga larut malam, bahkan menjelang
tengah malam. Ia mengaku sudah mencoba berbagai cara, termasuk melapor ke
polsek, namun merasa tidak ada perubahan signifikan.
@mengejarhei TOLONGGGGGGGGG help
♬ original sound - mengejarhei
"Video ini saya tujukan kepada King Padel Kemang. Saya barusan dari Polsek
karena King Padel Kemang jam 23.00 itu masih berisik banget. Tak tuk tak
tuk, ah ah ah, dan mereka pakai suara gede banget. Cowok-cowok teriak-teriak
seperti pakai toa," ujarnya dalam video yang dikutip, Rabu (25/2/2026).
Ia menjelaskan bahwa kebisingan ini terjadi setiap hari, mulai pukul 07.00
pagi hingga tengah malam. Menurutnya, suara teriakan pemain terdengar jelas
hingga ke dalam kamar tidurnya, membuatnya sulit beristirahat dan menjalani
aktivitas normal di rumah.
"Gua nggak tahu lagi harus ngapain. Gua udah mencoba bikin surat ke RT juga,
tapi itu gua belum lanjutin sih. Tolong dong guys, siapapun yang mengerti
langkah apa yang harus gue lakukan," imbuhnya.
Warga mengeluhkan kebisingan dari King Padel Kemang. [Tiktok/@mengejarhei]
Ia menyoroti pihak pengelola yang dinilainya hanya fokus meraup keuntungan
tanpa memikirkan kenyamanan warga sekitar. Menurutnya, upaya peredaman yang
sudah dilakukan tidak maksimal.
"Mereka ini mau meraup keuntungan sebesar-besarnya, tapi tidak mau investasi
untuk bikin tembok yang proper dan juga peredam yang proper. Jujur mereka
udah coba bikin peredam, mereka udah coba bikin tembok, tapi temboknya itu
dari seng dan tetap ada lubang udara. Sepengalaman gue, selama masih ada
lubang tempat suara itu keluar, ya masih akan bocor," kritiknya.
King Padel Kemang. [Instagram/kingpadel.id]King Padel Kemang.
[Instagram/kingpadel.id]
Dalam unggahan berikutnya, akun @mengejarhei memperlihatkan momen saat
petugas kepolisian datang ke lokasi. Ia menulis, "23.46 masih berisik. 00.00
otw polsek 00.55 sudah tutup.... tapi beneran berisik banget sumpah. Udah
lapor polsek karena semalam ga tahan banget."
Gelombang Protes Warga dan Respons Pemprov DKI
Keluhan warga Kemang ini bukan kasus isolasi. Belakangan, protes serupa
bermunculan di berbagai wilayah Jakarta. Warga Haji Nawi, Cilandak,
misalnya, juga melaporkan kebisingan dari lapangan padel Fourthwall yang
membuat mereka susah tidur, susah bekerja, bahkan stres.
Kasus di Cilandak bahkan telah melalui mediasi sejak November 2025, namun
tak mencapai kesepakatan karena pengelola menolak memasang peredam suara
dengan alasan lapangan mereka sudah berstandar internasional.
Tekanan warga akhirnya membuahkan hasil. Per 21 Februari 2026, Fourthwall
Padel Cilandak resmi tutup sementara selama sebulan untuk memasang lapisan
kedap suara (soundproof).
@mengejarhei TOLONGGGGGGGGG help
♬ original sound - mengejarhei
Merespons maraknya keluhan ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengambil
tindakan tegas. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menghentikan
penerbitan izin pembangunan lapangan padel baru di zona perumahan. Ke depan,
lapangan padel hanya diizinkan berdiri di kawasan komersial.
"Sudah diputuskan, perizinan baru untuk pembangunan lapangan padel tidak
diperbolehkan di zona perumahan. Semuanya harus di zona komersial untuk yang
baru," tegas Pramono usai memimpin rapat terbatas di Balai Kota Jakarta,
Selasa (24/2/2026).
Pemprov DKI juga akan menyisir kelengkapan perizinan 397 lapangan padel yang
tersebar di Jakarta. Lapangan yang tidak memiliki Persetujuan Bangunan
Gedung (PBG) akan dihentikan kegiatannya, dibongkar, dan dicabut izin
usahanya.
Bagi lapangan yang sudah memiliki PBG tetapi berada di kawasan perumahan,
jam operasionalnya akan dibatasi maksimal hingga pukul 20.00 WIB.
Pengelola juga diwajibkan membuat sistem peredam suara untuk meminimalkan
kebisingan akibat pantulan bola maupun teriakan pemain yang selama ini
dikeluhkan warga .
King Padel by Homeground sendiri dikenal sebagai salah satu lapangan padel
premium di Jakarta. Berdiri sejak Juli 2025, tempat ini memiliki tiga
lapangan dan dilengkapi kafe, restoran, serta fasilitas lainnya.
Lokasinya yang strategis di kawasan Kemang dan jam operasional panjang dari
pukul 06.00 hingga 24.00 WIB menjadi daya tarik pecinta olahraga ini. Harga
sewanya pun tergolong tinggi, mencapai Rp440 ribu hingga Rp500 ribu per jam.
Sumber:
indopop
Foto: Warga mengeluhkan kebisingan dari King Padel Kemang.
[Tiktok/@mengejarhei]
Terganggu Suara "Tak Tuk Ah Ah Ah" dari King Padel Kemang, Warga Lapor Polisi
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:



Tidak ada komentar