Polres Lombok Timur Telusuri Pengunggah Video Asusila yang Diduga Mahasiswa KKN
Kepolisian Resor (Polres) Lombok Timur, tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait beredarnya video asusila yang diduga melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Polisi kini memburu pengunggah pertama video tersebut ke media sosial.
Tim penyelidik juga tengah memastikan lokasi perekaman video. Jika terbukti terjadi di wilayah hukum Lombok Timur, kepolisian akan mengambil tindakan penuh.
"Kami masih melakukan penyelidikan terkait kebenaran video tersebut dan masih kami telusuri," ujar Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, Iptu Arie Kusnandar, Rabu (11/2/2026).
Iptu Arie menambahkan, meski pihak kampus telah memberikan klarifikasi, kepolisian tetap merasa perlu memastikan validitas konten tersebut guna menghindari keresahan di masyarakat.
"Kami tetap menelusuri kebenarannya. Selain itu, kami juga sedang mencari siapa pengunggah video tersebut di media sosial," tambahnya.
Sebelumnya, jagat maya dihebohkan dengan video berdurasi 13 menit 17 detik yang memperlihatkan adegan sepasang muda-mudi.
Narasi yang beredar menyebutkan bahwa pemeran video tersebut adalah peserta KKN di salah satu desa di Lombok Timur.
Namun, mahasiswi yang dituduh, berinisial AJP, dengan tegas membantah keterlibatan dirinya.
"Saya berani bersumpah, bukan saya yang ada di dalam video tersebut," tegasnya saat memberikan keterangan di hadapan Satgas PPKS Universitas Mataram (Unram), Selasa (10/2/2026).
Ketua Satgas PPKS Unram, Joko Jumadi, juga menegaskan bahwa setelah dilakukan verifikasi, video tersebut tidak melibatkan mahasiswa Unram.
"Itu bukan kejadian di Lombok, itu terjadi di luar NTB. Kami sudah cek, video tersebut ternyata telah beredar sejak September 2025, jauh sebelum pelaksanaan KKN di desa tersebut dimulai," pungkas Joko.
Sumber: tribunnews
Foto: Video Asusila yang Diduga Mahasiswa KKN/Net
Polres Lombok Timur Telusuri Pengunggah Video Asusila yang Diduga Mahasiswa KKN
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar