Merinding! Ini Postingan YA Pelaku Pembunuh Zein di Kampung Gajah Bandung
Kasus pembunuhan siswa SMP berinisial ZAAQ (14) atau akrab disapa Zein yang
jasadnya ditemukan di kawasan eks Kampung Gajah, Bandung, menguak
fakta-fakta mengejutkan.
Publik dibuat merinding setelah rekam jejak media sosial tersangka utama,
YA, yang belakangan diketahui memiliki kedekatan tak wajar dengan korban,
terekspos di medsos.
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adi Putra, resmi menetapkan YA (17) dan AP (17)
sebagai tersangka dalam kasus ini. YA diduga sebagai otak sekaligus
eksekutor pembunuhan, sementara AP berperan mengamankan lokasi saat eksekusi
berlangsung pada Senin (9/2/2026) lalu.
@finsta_channel https://www.instagram.com/zy_yoga_23?igsh=Z2swczZlYWlsZ2tl 16 Tahun ieu pelakuna, jadikan pembelajaran, kalo punya anak, di didik perhatiankan urus budak teh, #tindakpidana #pembunuhamsadis #kriminal #pelaku #didik ♬ suara asli - Finsta Channel
Namun, di balik proses hukum yang berjalan, terungkaplah sisi kelam hubungan
YA dan korban. Paman korban, Undang Supriatna, mengungkapkan bahwa Zein dan
YA ternyata sudah lama saling mengenal, bahkan pernah terlibat insiden
kekerasan setahun lalu.
"Sebenarnya pernah dulu hampir setahun pernah ketemuan sama keluarga, dulu
pernah terjadi pemukulan pelaku terhadap korban. Yang dipukul matanya.
Sampai ngumpul di rumah ini dimusyawarahkan keluarga sana juga hadir sama
RT-nya," ujar Undang saat ditemui.
TKP pembunuhan Zein oleh YA di Kampung Gajah. [TikTok/kbbtrending]
Meski demikian, Undang menegaskan bahwa Zein tidak pernah menganggap YA
sebagai teman. Justru sebaliknya, Zein kerap menjadi korban perundungan oleh
YA.
"Sebetulnya kedekatannya dianggap teman juga bukan teman, karena yang saya
dengar dari cucu saya sering dipalakin, kan satu sekolah. Kedekatannya bukan
sebagai teman, tapi kayak di-bully lah," ungkapnya.
Keluarga ZA bahkan sudah mengultimatum YA untuk tidak lagi menemui korban.
"Dulu udah langsung sama orang tuanya, kita komunikasi. Malah kita
intruksikan jangan sampai pelaku ini menghubungi atau mendatangi atau ketemu
sama korban, kita udah kasih ketegasan sama pelaku," tambah Undang.
Atas kejadian itulah keluarga memutuskan untuk memindahkan Zein dari Garut
ke Bandung.
"Makanya kita pindahkan ke Bandung untuk menghindari dari pelaku," katanya.
Dugaan Penyimpangan Seksual
Keputusan memindahkan Zein juga diperkuat oleh informasi yang diterima
keluarga mengenai perilaku YA. Undang menyebut bahwa YA diduga mengalami
penyimpangan seksual sebagai penyuka sesama jenis.
Postingan mengerikan YA tentang Zein. [TikTok]
"Diduga dari hasil informasi, pelaku ada kelainan kayak laki-laki suka
laki-laki, dari informasi dari guru di sekolah. Makanya kita menghindarkan
korban tersebut, tadinya niat sekolah di Garut tapi karena ada kejadian
seperti itu makanya kita pindahkan ke Bandung, ke bapaknya," kata Undang.
Jejak Digital yang Mengerikan
Dugaan keluarga korban ini semakin diperkuat dengan temuan publik atas rekam
jejak media sosial YA. Alih-alih menunjukkan penyesalan, unggahan dan
komentar YA justru memperlihatkan obsesi aneh terhadap korban.
Dalam berbagai komentarnya di TikTok, YA kerap menuliskan nada-nada galau
yang ditujukan kepada Zein.
Postingan mengerikan YA tentang Zein. [TikTok]
"Kangen Ade Zein," tulis pelaku dalam sebuah postingan.
"Zeinlah yang selalu buatku nyaman, tapi dia sudah pergi," curhatnya di
komentar lain.
"Kesalahanku ditinggal ade," tulisnya di kesempatan berbeda, lengkap dengan
tagar #sahabat.
Postingan mengerikan YA tentang Zein. [TikTok]
Ungkapan-ungkapan tersebut sontak membuat publik bergidik ngeri, mengingat
kini Zein telah tewas di tangan orang yang selama ini mengaku "sayang"
padanya.
Kronologi Pembunuhan Sadis
Sebelumnya, polisi mengungkap bahwa YA dan AP berangkat dari Garut ke
Bandung dengan sepeda motor. YA bahkan telah membawa sangkur atau pisau dari
Garut yang disimpan di bawah jok motor.
Postingan mengerikan YA tentang Zein. [TikTok]
Sesampainya di Bandung, keduanya bertemu Zein di dekat sekolah korban. YA
mengajak Zein mengobrol di sekitar eks Kampung Gajah. Namun karena lokasi
depan masih ramai, YA mengajak korban masuk ke area dalam, sementara AP
menunggu di luar.
Sebelum masuk, YA mengambil sangkur dari jaketnya. Di lokasi, terjadi cekcok
hingga YA emosi dan memukul kepala korban dengan botol.
"Setelah dipukul botol, korban masih sadar, pelaku menusuk perut korban,"
kata AKBP Niko.
Usai mengeksekusi, YA mengambil ponsel dan jaket korban, lalu meninggalkan
Zein yang masih dalam kondisi hidup.
Keduanya kemudian kembali ke Garut. Jasad Zein baru ditemukan lima hari
kemudian, pada Jumat (13/2/2026), oleh kreator konten yang kebetulan
melintas di lokasi.
Kasus ini masih dalam pengembangan pihak kepolisian, sementara keluarga
korban berharap pelaku dihukum seberat-beratnya.
Sumber:
indopop
Foto: TKP pembunuhan Zein oleh YA di Kampung Gajah. [TikTok/kbbtrending]
Merinding! Ini Postingan YA Pelaku Pembunuh Zein di Kampung Gajah Bandung
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:






Tidak ada komentar