Lempar Isu UU KPK, Jokowi Disebut Sedang Uji Kekuatan Loyalis
Manuver mantan presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dikaitkan dengan isu Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) dinilai bukan sekadar dinamika hukum.
Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi politik untuk menjaga posisi dirinya dan keluarganya di tengah pusaran pergunjingan nasional.
Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, menilai isu tersebut bisa saja sengaja dilempar agar Jokowi tetap berada dalam orbit pembicaraan politik, baik bernada positif maupun negatif. Menurutnya, mantan kepala negara itu perlu menjaga pengaruh meskipun tidak lagi memegang kekuasaan formal.
“Jokowi sengaja melempar isu, termasuk soal UU KPK, karena ia harus menjaga diri dan keluarganya tetap dalam orbit pergunjingan politik, entah itu berdampak positif maupun negatif,” kata Hari kepada RMOL, Senin, 23 Februari 2026.
Ia memandang, langkah tersebut juga dapat dibaca sebagai upaya membagi tanggung jawab politik sekaligus menguji sikap para pendukungnya. Dengan memunculkan isu sensitif, akan terlihat siapa yang benar-benar loyal dan siapa yang hanya setia saat kekuasaan masih berada di tangan.
“Bisa saja isu UU KPK ini dilempar untuk menguji loyalis sejati dan loyalis semu terhadap dirinya,” tegasnya.
Hari menambahkan, dinamika pascakekuasaan kerap menghadirkan seleksi alam politik. Tokoh yang sebelumnya dikelilingi banyak pendukung bisa saja ditinggalkan ketika pengaruhnya melemah.
“Ibarat pepatah ‘Ada gula ada semut’. Saat tidak lagi berkuasa, akan terlihat siapa yang tetap loyal dan membela,” pungkas Hari.
Sumber: rmol
Foto: Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube PSI)
Lempar Isu UU KPK, Jokowi Disebut Sedang Uji Kekuatan Loyalis
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar