Breaking News

Kronologi Taqy Malik Diduga Mark Up Harga hingga Timbun Mushaf Demi Konten Wakaf Al Quran


Nama YouTuber Taqy Malik mendadak jadi sorotan setelah sahabatnya, Randy Permana, membongkar dugaan ketidakberesan dalam program wakaf Al-Qur'an di Arab Saudi. Program yang dijalankan sejak 2023 ini diduga mematok harga jauh di atas harga pasar demi meraup keuntungan pribadi yang sangat besar.

"A' Taqy mulai membuka wakaf Quran, yang di mana saat itu kita masih bisa satu orang membeli dua tiga karton di pabrik percetakannya di Madinah," ujar Randy Permana, yang menetap dan bekerja melayani jemaah umrah di Tanah Suci dalam sebuah video.

Randy menyebutkan adanya selisih harga yang sangat signifikan antara modal pembelian dengan harga yang ditawarkan Taqy kepada para donatur. "Dia menjual mushaf dengan harga Rp330.000, padahal harga di toko rata-rata 40-50 riyal (sekitar Rp180.000)," ungkap Randy.

Menurut Randy, tindakan ini secara teknis mungkin bukan penipuan murni, namun nilai yang disalurkan tidak sesuai dengan akad nominal yang diberikan jemaah. "Sebenarnya kalau nipu enggak. Selisih keuntungannya lebih banyak ketimbang harga mushafnya," tambah Randy menekankan adanya dugaan komersialisasi ibadah.
@michaelfor62 Teman Taqy malik bongkar perilaku tidak baik Taqy yang buat dirinya dicari Polisi Madinah #taqymalik #polisi #kasus #wakafalquran #madinah ♬ suara asli - Yang TauTau Aja
Selain masalah harga, Randy menyoroti kebiasaan Taqy yang diduga menimbun ribuan mushaf terlebih dahulu sebelum disalurkan demi kepentingan konten media sosial. 

"Dia menimbun sampai terkumpul 2.000-3.000 mushaf baru berangkat menyalurkan. Poinnya, kalau amanah hari ini ya antar hari ini, bukan ditunggu sebulan demi konten," tegasnya.

Praktik ini dianggap sangat berisiko karena otoritas Arab Saudi melarang keras memperjualbelikan mushaf resmi keluaran Percetakan Malik Fahad secara daring. Randy menjelaskan bahwa pemerintah setempat sangat ketat membatasi pembelian jumlah besar karena indikasi bisnis terselubung oleh oknum jemaah umrah.

Tindakan Taqy yang dinilai terlalu terang-terangan ini dikhawatirkan bisa berdampak buruk bagi para tenaga kerja Indonesia (TKI) yang menetap di sana. "Polisi melihat itu yang kena teman-teman yang ada di Makkah Madinah yang stay. Dan sudah beberapa kali kasus teman-teman saya itu ketangkap sama polisi," papar Randy.

Randy juga mengungkap dugaan mark up pada program sedekah makanan yang dipatok seharga Rp100.000, padahal harga aslinya hanya sekitar Rp50.000. Akibat aktivitas yang mencurigakan tersebut, Taqy dikabarkan sempat dicari pihak kepolisian Saudi hingga harus berpindah-pindah lokasi menginap untuk menghindar.

Upaya Randy untuk memberikan teguran dan nasihat secara pribadi justru berujung pada keretakan hubungan pertemanan mereka di dunia maya. "Singkat cerita, saya enggak digubris, dan saya lihat dia menyindir saya di story, dan saya di-unfollow," akunya mengenai respons kurang baik dari sang YouTuber.

Randy menegaskan motivasinya membongkar kasus ini semata-mata demi melindungi keamanan komunitas pekerja Indonesia yang ada di Makkah dan Madinah. 

"Dia yang enggak tinggal di sini, tapi memanfaatkan peluang yang akhirnya merugikan saya dan teman-teman. Itulah alasannya kenapa saya mengangkat isu ini," pungkasnya.

Sumber: indopop
Foto: Taqy Malik (Instagram)

Kronologi Taqy Malik Diduga Mark Up Harga hingga Timbun Mushaf Demi Konten Wakaf Al Quran Kronologi Taqy Malik Diduga Mark Up Harga hingga Timbun Mushaf Demi Konten Wakaf Al Quran Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar