Kronologi Pelecehan Seksual Adine oleh Sutradara Erza, Tawarkan 3 Juta untuk Cium Kemaluan
Dunia industri kreatif Tanah Air dihebohkan dengan kasus dugaan pelecehan
seksual yang menimpa seorang remaja perempuan berusia 17 tahun berinisial
Adine. Ia diduga menjadi korban grooming dan pelecehan oleh oknum sutradara
berinisial "E" dengan modus open casting film thriller psikologis.
Kasus ini terungkap setelah Adine membagikan kronologi lengkap serta bukti
percakapannya di media sosial X, yang langsung viral dan menyita perhatian
publik.
Berikut adalah kronologi lengkap kasus dugaan pelecehan tersebut berdasarkan
pengakuan korban, Adine.
Sebelumnya mohon maaf jika tulisan aku masih berantakan, dan izin menggunakan bahasa yg santai. Perkenalkan aku Adine, aku 17thn(minor).
— adine (@adnazraa) February 21, 2026
Cerita dimulai dari aku mengikuti casting untuk sebuah project film thriller(katanya), aku apply comcard melalui WA ke nomor yang tercantum pic.twitter.com/jXxDK6nKIV
Open Casting yang Mencurigakan
Semua bermula ketika Adine, yang bercita-cita menjadi aktor, melihat sebuah
pengumuman open casting untuk film thriller psikologis yang diunggah oleh
sebuah agensi di Instagram. Dalam pengumuman tersebut, disebutkan bahwa film
bergenre thriller, psikologis, dengan kriteria talent ekspresif dan tidak
takut darah. Proses casting diklaim gratis .
Adine pun mengirimkan berkasnya melalui nomor WhatsApp yang tercantum.
Namun, kejanggalan pertama muncul. Alih-alih dihubungi oleh tim casting, ia
malah langsung dihubungi oleh seseorang yang mengaku sebagai sutradara
proyek film tersebut.
Kejanggalan di Awal Perkenalan
Percakapan awal antara Adine dan sutradara "E" sudah mulai terasa tidak
biasa. Tanpa basa-basi, sang sutradara mengirimkan foto Adine yang sedang
memakai tankini di pantai menggunakan fitur sekali lihat (view once). Foto
tersebut diambil dari akun Instagram pribadi Adine. Ketika ditanya, "E"
beralasan sedang memeriksa Instagram para talent.
Kronologi pelecehan seksual terhadap Adine oleh sutradara Ezra.
[X/@adnazraa]
Pertanyaan semakin personal ketika "E" menanyakan status hubungan Adine.
"Pasangan km aman kah jika ada film yg hrus bersama lawan jenis?" tanya "E"
dalam percakapan WhatsApp.
Adine yang saat itu fokus mengejar mimpi mengabaikan rasa janggal tersebut,
terlebih ia melihat agensi yang mengadakan casting bukanlah agensi
sembarangan .
Casting Offline dengan Fasilitas Mewah namun Aturan Ketat
Saat menjalani casting secara tatap muka (offline), Adine dan para talent
lainnya mendapatkan perlakuan istimewa yang tidak biasa. Mereka diberi
fasilitas ruangan VIP dan makanan enak. Namun, di balik itu, ada
aturan-aturan aneh yang justru membatasi interaksi para talent.
"Kami pulang ditentukan, gak boleh ada yang pulang sebelum waktu yang
ditentukan. Kami dilarang mengobrol satu sama lain, dilarang berkenalan dgn
lawan jenis," ungkap Adine.
Kronologi pelecehan seksual terhadap Adine oleh sutradara Ezra.
[X/@adnazraa]
Setelah proses casting selesai, para talent diwajibkan membuat video
testimoni untuk memuji production house (PH) dan nama sutradara. Adine pun
mengikuti arahan tersebut tanpa banyak curiga.
Kabar Soal Dirinya yang Lolos Casting
Empat hari pasca-casting, Adine mendapat kabar bahwa ia lolos. Namun, dalam
panggilan telepon, "E" menyebut bahwa peran yang akan ia mainkan adalah
peran sensual. Adine yang memiliki batasan langsung menyatakan keberatannya.
Bukannya menerima penolakan, "E" justru mulai melancarkan aksinya. Ia
mengirimkan video-video dewasa yang diklaimnya sebagai referensi peran dan
meminta Adine untuk membayangkannya.
Tak hanya itu, ia mulai meminta Adine mengirimkan foto-foto dengan pose
tertentu. Awalnya ia meminta foto dengan pose seolah-olah sedang disiksa dan
takut hendak diperkosa dengan menggunakan dress putih.
Kronologi pelecehan seksual terhadap Adine oleh sutradara Ezra.
[X/@adnazraa]
Saat Adine mengelak tidak punya dress, "E" nekat menawarkan diri untuk
membelikannya, lengkap dengan menanyakan ukuran bra dan celana dalam Adine .
Merasa tertekan, Adine sempat luluh dan mengirimkan foto yang diminta, namun
dengan syarat tanpa memperlihatkan wajah dan tidak vulgar. Respons "E"
semakin tidak terkendali, ia memuji foto tersebut dan mengatakan, "Uhhh
indah banget sumpah pas ini mah".
Bahkan, ia kemudian menanyakan, "Kalau adegan ak cium ketiak km gapapa yaa".
Modus "Bangun Chemistry" hingga Tarif Tubuh
Seiring waktu, "E" kian menjadi. Ia meminta Adine untuk rutin berkomunikasi
dengannya dengan dalih "membangun chemistry" untuk kebutuhan film. Ia
melarang Adine memanggilnya "kak" dan memintanya untuk berperan sebagai
pacar, mantan, atau bahkan sosok yang jahat padanya demi membangun emosi .
Ketika Adine mulai berani bersikap tegas dan mengancam akan mundur, "E"
berganti taktik. Ia langsung menelepon Adine dan keluarganya untuk membahas
kontrak dengan iming-iming fee di atas rate card. Dalam pembahasan yang
disaksikan orang tua Adine, disepakati tidak akan ada adegan menyentuh area
sensitif.
Kronologi pelecehan seksual terhadap Adine oleh sutradara Ezra.
[X/@adnazraa]
Namun, setelah telepon berakhir, "E" kembali mengirimkan pesan yang merinci
"tarif" untuk sentuhan fisik, seolah-olah menghargai tubuh Adine dengan
uang. Adine membeberkan rincian mengerikan itu.
"Dia menghargai badanku dengan uang, cium ketiak 500rb, cium pipi 250rb,
cium leher 250rb, pegang paha dll. ... Masuk ke dalam rok cewenya Cium area
kemaluan 3 juta hanya cium saja tapi rahasia kita sja ini mah ortu pasti
malu" .
Keberanian Korban untuk Menolak
Merasa muak dan tidak nyaman, Adine memilih untuk mengabaikan pesan-pesan
mesum tersebut. Ia meminta orang tuanya untuk berbicara langsung dengan "E"
dan memutuskan untuk mundur dari proyek film yang tidak bermoral tersebut.
Adine bersyukur telah diberi kesadaran untuk segera keluar dari jeratan
oknum tersebut.
"Akhirnya aku memutuskan untuk gak bergabung ke dalam project yg tdk
bermoral," tulis Adine.
Tak lama setelah pengakuan Adine viral, beredar informasi yang mengarahkan
identitas terduga pelaku kepada seorang sutradara bernama Erza. Akun
Instagram @erzatrainer pun dikunci atau di-private setelah digeruduk
warganet.
Sumber:
indopop
Foto: Kronologi pelecehan seksual terhadap Adine oleh sutradara Ezra.
[X/@adnazraa]
Kronologi Pelecehan Seksual Adine oleh Sutradara Erza, Tawarkan 3 Juta untuk Cium Kemaluan
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:




Tidak ada komentar