Islah Bahrawi Sindir Kunjungan Luar Negeri Prabowo: Manfaatnya Atap Seng Warga Kini Lebih Estetik dari Udara
Aktivis Nahdlatul Ulama (NU), Islah Bahrawi, melontarkan sindiran tajam terhadap maraknya kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto dalam setahun terakhir. Menurut Islah, setelah puluhan kali lawatan ke berbagai negara, manfaat yang paling terasa justru bukan pada peningkatan kesejahteraan rakyat, melainkan pada aspek visual dari udara.
“Setelah puluhan kali Presiden Prabowo kunjungan ke luar negeri dalam setahun ini, akhirnya membuahkan manfaat. Atap seng di rumah-rumah penduduk yang selama ini kurang estetik, kini jadi lebih enak dilihat dari udara,” ujar Islah dalam pernyataannya yang beredar luas di media sosial, Rabu (4/2/2026).
Pernyataan tersebut dinilai sebagai kritik satir terhadap orientasi pembangunan yang dinilai terlalu elitis dan berjarak dari kebutuhan riil masyarakat. Islah menegaskan bahwa kunjungan luar negeri seharusnya menghasilkan dampak konkret, seperti perbaikan ekonomi rakyat, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan layanan dasar.
“Kalau manfaatnya hanya bisa dinikmati dari sudut pandang udara, itu artinya pembangunan belum menyentuh kehidupan rakyat di bawah,” lanjutnya.
Islah juga menyinggung masih banyaknya persoalan mendasar di dalam negeri, mulai dari harga kebutuhan pokok, akses pendidikan dan kesehatan, hingga persoalan kemiskinan struktural yang belum tertangani secara serius.
Sindiran tersebut memicu beragam reaksi publik. Sebagian warganet menilai kritik Islah sebagai bentuk kontrol moral terhadap kekuasaan, sementara lainnya menganggap pernyataan itu terlalu sarkastik di tengah upaya pemerintah memperkuat diplomasi internasional.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana terkait pernyataan Islah Bahrawi tersebut.
Sumber: moneytalk
Foto: Aktivis Nahdlatul Ulama (NU), Islah Bahrawi/Net
Islah Bahrawi Sindir Kunjungan Luar Negeri Prabowo: Manfaatnya Atap Seng Warga Kini Lebih Estetik dari Udara
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar