Breaking News

Gema Skandal Epstein: Prancis Mulai Sisir Bukti Keterlibatan Warganya


Skandal besar yang melibatkan mendiang Jeffrey Epstein ternyata belum benar-benar usai. Justru, babak baru kini dimulai di daratan Eropa. Kejaksaan Paris secara resmi mengumumkan penunjukan hakim khusus untuk menganalisis tumpukan bukti yang berpotensi menyeret sejumlah warga negara Prancis ke dalam pusaran kasus asusila internasional tersebut.

Langkah berani ini diambil menyusul rilis dokumen-dokumen krusial dari pengadilan Amerika Serikat yang belakangan ini menghebohkan publik dunia. Otoritas hukum Prancis tampaknya tidak ingin kecolongan dan mulai bergerak cepat melakukan pembersihan di 'halaman' mereka sendiri.

Koordinasi Lintas Lembaga

Berdasarkan laporan harian ternama Prancis, Le Monde, Sabtu (14/2/2026), Kejaksaan Paris menegaskan bahwa mereka tengah melakukan pemeriksaan mendalam terhadap dokumen-dokumen terbaru dari AS tersebut. Namun, mereka tidak bekerja sendirian.

Ada koordinasi intensif yang melibatkan Kantor Kejaksaan Keuangan Nasional serta Direktorat Investigasi Kepolisian Nasional. Sinergi lintas lembaga ini bertujuan untuk memastikan setiap detail informasi yang ada bisa dikonversi menjadi dasar pembukaan penyelidikan formal jika ditemukan unsur pidana yang kuat. 

Publikasi berkas Epstein di AS menjadi pemantik utama bagi otoritas Paris untuk kembali membuka 'kotak pandora' ini.

Membuka Kembali Berkas Jean-Luc Brunel

Salah satu poin paling krusial dalam manuver hukum kali ini adalah analisis ulang secara komprehensif terhadap berkas investigasi Jean-Luc Brunel. Sosok ini bukanlah nama asing; ia adalah mantan agen model ternama sekaligus rekan dekat Epstein yang diduga kuat berperan sebagai 'pemasok' dalam jaringan tersebut.

Sebagaimana diketahui, kasus Brunel sempat dinyatakan tertutup atau 'tutup buku' tanpa tindakan hukum lebih lanjut setelah ia ditemukan tewas di usia 75 tahun pada Februari 2022. Brunel, yang saat itu berstatus tahanan prapersidangan sejak akhir 2020, memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam sel tahanan.

Mencari Benang Merah yang Tersisa

Kematian Brunel memang menghentikan penuntutan terhadap pribadinya, namun Kejaksaan Paris meyakini bahwa masih ada materi-materi yang bisa diperiksa kembali. Tujuan utama dari peninjauan ulang ini adalah mencari bukti-bukti baru yang mungkin tersembunyi atau terlewatkan dalam penyelidikan sebelumnya.

Dengan adanya data tambahan dari otoritas Amerika Serikat, jaksa berharap dapat menemukan benang merah yang menghubungkan jejaring Epstein di Prancis dengan aktor-aktor lain yang masih bebas. 

Langkah ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa kematian seorang tersangka kunci tidak akan menghentikan upaya pencarian keadilan bagi para korban.

Sumber: inilah
Foto: Jaksa Prancis mengumumkan akan menyelidiki dugaan kejahatan yang melibatkan warga negara Prancis yang terkait dengan Jeffrey Epstein. (Foto: AFP/Martin Bureu)

Gema Skandal Epstein: Prancis Mulai Sisir Bukti Keterlibatan Warganya Gema Skandal Epstein: Prancis Mulai Sisir Bukti Keterlibatan Warganya Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar