Dituduh Mark Up Wakaf Al-Qur'an, Taqy Malik Tantang Tabayyun Terbuka!
Taqy Malik mendadak menjadi pusat perhatian warganet setelah terseret isu
miring terkait dugaan mark up harga pada program wakaf Al-Qur’an. Mantan
suami Salmafina Sunan ini dituduh mengambil keuntungan pribadi yang sangat
besar di balik kegiatan sosial dan keagamaan tersebut.
Tuduhan serius ini dilayangkan oleh Rendy Eka Permana alias @paparich666,
seorang sahabat lama Taqy yang menetap di Arab Saudi. Rendy mengklaim
mengetahui seluk-beluk program tersebut sejak awal karena ia sehari-hari
bekerja melayani jemaah umrah di Makkah dan Madinah.
Berdasarkan kronologi yang dibeberkan Rendy, Taqy diduga mematok harga
mushaf sebesar Rp330.000 kepada para donatur demi mendapatkan selisih
keuntungan melimpah. Padahal, Rendy menyebut harga asli di percetakan resmi
Madinah hanya berkisar 25 hingga 40 Riyal, atau sekitar Rp180.000 saja.
Selain masalah harga Al-Qur'an, program sedekah makanan yang dijalankan Taqy
juga ikut disorot karena memiliki selisih harga mencapai dua kali lipat.
Randy menyebut Taqy menjual paket makanan seharga Rp100.000 per boks,
padahal harga pasaran di sana hanya berkisar 10 Riyal atau sekitar Rp50.000.
Cara penyaluran wakaf tersebut juga dikritik karena dianggap menunda-nunda
amanah demi kepentingan konten media sosial. Taqy dituding sering menimbun
hingga 3.000 mushaf terlebih dahulu sebelum benar-benar dibagikan, yang
justru memicu kecurigaan dari otoritas keamanan Arab Saudi.
Menanggapi kegaduhan yang semakin panas, Taqy Malik akhirnya muncul
memberikan klarifikasi resmi melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu
(15/2/2026). Ia merilis sebuah poster bertajuk 'Undangan Terbuka Tabayyun'
yang ditujukan kepada Rendy Eka Permana dan pihak-pihak lain yang
menyudutkannya.
"Melalui pernyataan ini, dengan segala kerendahan hati, saya mengundang
saudara Rendy Eka Permana, dan semua pihak yang melontarkan tuduhan terkait
saya untuk hadir dalam forum tabayyun secara terbuka," kata Taqy Malik. Ia
menegaskan bahwa forum ini harus dijalankan secara bermartabat dan penuh
tanggung jawab terkait amanah wakaf.
Taqy menjelaskan bahwa tujuannya membuka ruang diskusi ini adalah agar
segala permasalahan menjadi terang dan tidak ada lagi keraguan yang tersisa
bagi umat. "Dan ini bukan tentang opini, melainkan pertanggungjawaban di
hadapan manusia dan terlebih di hadapan Allah SWT," tegasnya dalam unggahan
tersebut.
Aksi berani Taqy dalam menantang diskusi terbuka ini dinilai sebagai langkah
edukatif agar masyarakat bisa melihat kebenaran dari kedua belah pihak
secara langsung. Ia berharap kepercayaan publik terhadap program keagamaan
tidak hancur begitu saja akibat asumsi atau tuduhan liar yang belum
terverifikasi secara sah.
Hingga saat ini, netizen masih menunggu kepastian waktu pelaksanaan siaran
langsung untuk menyaksikan proses klarifikasi tersebut secara utuh.
Instagram Taqy pun terus dibanjiri ribuan komentar yang menuntut
transparansi total atas pengelolaan dana umat yang selama ini ia kumpulkan.
Sumber:
indopop
Foto: Taqy Malik (Instagram)
Dituduh Mark Up Wakaf Al-Qur'an, Taqy Malik Tantang Tabayyun Terbuka!
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar