Breaking News

Setelah dari Solo dan Ditanya Soal Ijazah Jokowi, Damai Hari Lubis Diam Seribu Bahasa


Damai Hari Lubis, tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), memilih bungkam ketika dicecar pertanyaan oleh wartawan terkait keaslian ijazah yang selama ini ia persoalkan. Sikap membisu itu terjadi tak lama setelah Damai diketahui bertemu langsung dengan Jokowi di kediaman pribadinya di Solo, Jawa Tengah.

Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial dan grup percakapan wartawan, Damai terlihat enggan memberikan komentar saat ditanya secara langsung: apakah ijazah Jokowi asli atau palsu. Ditelpon mau di-WA Damai Hari Lubis tidak mau menjawab.

Sikap diam tersebut sontak memunculkan beragam tafsir dan spekulasi di ruang publik, mengingat selama ini Damai Hari Lubis dikenal sebagai salah satu figur paling vokal yang mempertanyakan keabsahan ijazah Jokowi sejak masih menjabat sebagai Presiden RI.

Perhatian publik semakin tajam setelah diketahui bahwa Damai Hari Lubis sempat bertemu Jokowi secara langsung di Solo. Pertemuan tersebut disebut berlangsung tertutup dan tidak disertai keterangan resmi mengenai agenda maupun substansinya.

Beberapa kalangan mempertanyakan makna politik dan hukum dari pertemuan tersebut, terlebih karena status Damai saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka. Publik pun bertanya-tanya, apakah pertemuan itu berkaitan dengan upaya klarifikasi, rekonsiliasi, atau justru menjadi titik balik dari sikap keras Damai selama ini.

“Pertemuan antara pelapor atau pihak yang selama ini vokal dengan tokoh yang dilaporkan, apalagi dalam posisi tersangka, tentu menimbulkan tanda tanya besar. Transparansi menjadi penting agar tidak memunculkan kecurigaan,” ujar aktivis Rahman Simatupang, Ahad (11/1/2026).

Sikap membisu Damai kontras dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya. Selama beberapa tahun terakhir, Damai Hari Lubis kerap muncul di berbagai forum diskusi, media alternatif, dan kanal YouTube untuk mempertanyakan keabsahan ijazah Jokowi, bahkan mendorong proses hukum dan pembuktian terbuka.

Namun kini, setelah status hukumnya berubah dan setelah bertemu langsung dengan Jokowi, Damai justru tidak memberikan satu pun pernyataan substansial. Bahkan ketika pertanyaan yang diajukan wartawan bersifat langsung dan sederhana, ia memilih tidak menjawab.

Perubahan sikap ini memunculkan spekulasi:
apakah Damai memperoleh penjelasan tertentu?
apakah ia diyakinkan dengan bukti tertentu?
atau justru berada di bawah tekanan hukum sehingga memilih diam?

Di media sosial, reaksi publik terbelah. Sebagian netizen menilai sikap Damai sebagai bentuk ketidakkonsistenan dan pengkhianatan terhadap narasi yang selama ini ia bangun. Sebagian lainnya menilai diamnya Damai justru menunjukkan bahwa isu ijazah telah selesai secara faktual, meski belum tuntas secara hukum di mata publik.

“Kalau memang yakin ijazah palsu, kenapa sekarang diam?” tulis seorang pengguna X.

“Kalau memang sudah dijelaskan dan terbukti asli, seharusnya juga disampaikan ke publik,” komentar lainnya.

Kelompok masyarakat sipil juga mendesak agar proses hukum berjalan transparan dan tidak berhenti pada drama pertemuan elite.

Secara hukum, tersangka memiliki hak untuk tidak memberikan keterangan di luar proses penyidikan. Namun dalam konteks komunikasi publik, sikap diam seorang tokoh yang sebelumnya agresif menyuarakan tuduhan justru memunculkan pesan politik dan psikologis.

“Diam bisa menjadi strategi hukum, tetapi juga bisa dibaca sebagai pengakuan implisit atau perubahan sikap,” kata Rahman

Ia menambahkan, tanpa penjelasan terbuka, publik akan terus mengisi kekosongan informasi dengan asumsi dan kecurigaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Damai Hari Lubis terkait substansi pertemuannya dengan Jokowi maupun sikap terkininya terhadap isu ijazah. Pihak Jokowi juga belum memberikan penjelasan detail mengenai pertemuan tersebut.

Kasus dugaan ijazah Jokowi yang telah berulang kali mencuat sejak beberapa tahun terakhir kembali berada di persimpangan: antara tuntas secara hukum atau terus menjadi bara politik yang dipelihara oleh ketidakjelasan.

Foto: Damai Hari Lubis/Net

Setelah dari Solo dan Ditanya Soal Ijazah Jokowi, Damai Hari Lubis Diam Seribu Bahasa Setelah dari Solo dan Ditanya Soal Ijazah Jokowi, Damai Hari Lubis Diam Seribu Bahasa Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar