Rekayasa Oknum! Ammar Zoni Tuntut Bukti CCTV Rutan, Sebut Jadi Kunci Kebenaran Kasus Narkoba
Babak baru yang lebih panas tersaji dalam sidang lanjutan kasus narkotika Ammar Zoni.
Tak lagi menunduk, sang aktor kini tampil jauh lebih berani dan vokal.
Di hadapan media, dia dengan tegas menyebut kasus yang menjeratnya adalah rekayasa oknum dan menuntut satu hal yang dia sebut sebagai "kunci" kebenaran, rekaman CCTV rutan.
Keberanian ini ditunjukkan Ammar Zoni usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis, 22 Januari 2026.
Dia mengaku kini merasa aman untuk berbicara blak-blakan karena mendapat perlindungan penuh dari Lapas Narkotika Cipinang, tempatnya ditahan saat ini.
"Saya berani lantang di sini karena alhamdulillah dari Lapas Cipinang sangat menjaga saya. Makanya saya minta doanya semoga saya baik-baik saja," kata Ammar Zoni kepada awak media.
Dengan rasa aman tersebut, Ammar bersama tim kuasa hukumnya secara resmi mengajukan surat permohonan kepada majelis hakim.
Isinya tunggal yaitu memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menghadirkan bukti CCTV dari rutan pada saat kejadian.
"Ini kuncinya. Kunci yang di mana kalau di rutan itu kami juga memang merasakan dianiaya dan semuanya adalah rekayasa dari pihak oknum," ucap mantan suami Irish Bella tersebut.
"Kalau misalkan tidak dihadirkan, ya artinya ada sesuatu yang salah, berarti ada sesuatu yang ditutup-tutupin," katanya menambahkan.
Permintaan ini didukung penuh oleh adiknya, Aditya Zoni.
"Kalau misalkan kita ini mau melihat kebenaran, suatu kebenaran harus ada data dan fakta. Ya itu data dan faktanya bisa kita lihat di CCTV," imbuh Aditya.
Di sisi lain, kekasih Ammar Zoni, Dokter Kamelia tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) yang dinilai lamban bergerak.
Menurutnya, Ammar seharusnya mendapat perlindungan karena sudah berani membongkar dugaan peredaran narkoba di dalam rutan.
"Aku sih kecewa ya. Buat apa jadi ada LPSK? Harusnya Bang Ammar itu dilindungi oleh LPSK karena dia sudah mau berani membongkar apa yang terjadi di rutan," ujar Dokter Kamelia.
Meski begitu, dia mengaku tak khawatir dengan keselamatan Ammar. Menurutnya, keberanian Ammar untuk berbicara lantang adalah bukti bahwa dia berada di pihak yang benar.
"Kalau orang salah, enggak mungkin dia berani ngomong selantang itu," tuturnya.
Dukungan penuh dari Dokter Kamelia juga terlihat dari hal-hal kecil, seperti mengatur pakaian sidang Ammar agar tidak monoton.
"Biar enggak bosan aja ngelihatnya putih terus ya enggak sih? Kan memang semua bajunya aku yang ngatur semuanya," ujarnya sambil tersenyum.
Kasus narkotika keempat ini sebelumnya telah membuat Ammar Zoni diasingkan ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan karena dicap sebagai narapidana berisiko tinggi.
Dia dan beberapa terdakwa lain kemudian dipindahkan sementara ke Jakarta demi kelancaran proses sidang.
Kini, Ammar berharap semua kebenaran bisa terungkap agar dirinya tidak perlu kembali lagi ke pulau penjara tersebut dan bisa menyelesaikan sisa hukumannya yang sekarang.
"Kami berharap dengan semua ini juga bisa terbuka agar saya tidak dipindahkan kembali lagi ke NK (Nusakambangan). Saya berharap saya menyelesaikan hukuman saya yang sekarang ini, di tahun ini saya bisa pulang," imbuh Ammar Zoni, seraya berjanji bahwa ini akan menjadi kasus terakhirnya.
Sumber: suara
Foto: Ammar Zoni berharap pengadilan membuka kamera CCTV untuk mengungkap kebenaran kasus narkoba yang menjeratnya. [ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom]
Rekayasa Oknum! Ammar Zoni Tuntut Bukti CCTV Rutan, Sebut Jadi Kunci Kebenaran Kasus Narkoba
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar