Breaking News

Polisi Ungkap 16 Barang Bukti di Apartemen Lula Lahfah, Ada Bercak Darah di Kapas, Tisu dan Sprei


Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus kematian influencer, selebgram, sekaligus artis penyanyi Lula Lahfah.

Informasi terbaru menyebutkan, polisi menemukan 16 barang bukti penting di apartemen mendiang Lula Lahfah.

Dari 16 barang bukti itu antara lain tabung Whip Pink, sprei, kapas dan tisu. Bahkan, polisi menemukan DNA Lula Lahfah yang menempel di botol Whip Pink yang telah kosong.
@leylemager2 Kapolri ungkap 16 bukti yang ditemukan di apartemen Lula Lahfah #bukti #kronologimeninggalnyalula #lulalahfah #lulameninggal ♬ Percuma - Anggis Devaki & Betrand Putra Onsu
Tak ketinggalan, ditemukan juga bercak darah di kapas dan tisu yang telah digunakan sebelumnya, juga di sprei.

"Setelah kami melakukan pemeriksaan, kami dapat simpulkan bahwa benar bahwa pada seprai terdapat bercak darah pada tisu atau kapas bekas pakai terdapat bercak darah dan pada satu buah tabung Whip Pink itu muncul profil DNA," ungkap Kaur Subbid Toksikologi Puslabfor Bareskrim Polri, Pembina Azhar Darlan.

"Kesimpulannya, bahwa bercak darah yang ada pada seprai, bercak darah pada kapas dan tisu, dan touch DNA atau DNA sentuhan, profilnya itu adalah milik Saudari LL, dan Saudari LL ini adalah anak biologis daripada Saudara Muhammad Feroz," ujarnya.

Sprei Yang Ada Bercak Darah Di Apartemen Lula Lahfah [Instagram]

Berdasarkan pemeriksaan toksikologi terhadap sederet barang bukti itu, termasuk obat-obat yang juga ditemukan tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan pestisida alkohol maupun sianida.

"Dari semua 16 item ini, untuk pestisida, alkohol, arsen, sianida tidak ditemukan. Kemudian untuk bahan kimia dan obat-obatan, untuk 8 pound berbagai merek dan jenis, itu ditemukan adanya gliserin dan nikotin," jelas Kasubbid Bioser Puslabfor Bareskrim Polri, Kompol Irfan Rofik.

"Kemudian untuk botol likuid berbagai merek, ditemukan sama, nikotin dan gliserin. Yang pada obat 44 tablet, berdasarkan ukuran, bentuk, warna, tablet itu kami golongkan dalam 8 golongan bersama bentuk. Dari tablet tersebut kami analisa ada kandungan bahan aktif. Di antara bahan aktif yang kami temukan ada namanya citalopram, dietilpropion, sulfurik, mepivakain, ekanit, citalopram, paromomycin, kemudian ada clozapin," imbuhnya.

Sementara itu, tabung Whip Pink kosong yang juga menjadi barang bukti, yang terdapat DNA Lula Lahfa, ditemukan kandungan nitrous oxide.

"Untuk tabung berwarna pink, waktu kami pemeriksaan, keadaan kosong. Tapi dari penyidik dikasih dengan merek yang sama, produksi yang sama, kami periksa, untuk sebagai pembanding, ada mengandung nitro oxide (N2O)," imbuhnya.

Barang Bukti Dalam Kematian Lula Lahfah [Instagram]

Selain itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah juga menegaskan, dalam kasus kematian Lula Lahfah tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun unsur pidana lainnya.

"Sudah cukup bahwa tidak ditemukan ada peristiwa pidana dan kita harus melaksanakan penghentian penyelidikan di sini terkait penemuan jenazah dari Saudari LL," tegas AKBP Iskandarsyah.

Diberitakan sebelumnya, Lula Lahfah ditemukan meninggal di kamar apartemennya pada Jumat (23/1/2026) malam.

Polres Metro Jakarta Selatan sebelumnya juga menemukan obat serta surat rawat jalan di lantai 25 apartemen Lula di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru pada Jumat (23/1/2026) pukul 18.44 WIB.

Sumber: indopop
Foto: Polisi Ungkap Temuan Barang Bukti Di Apartemen Mendiang Lula Lahfah [Instagram]

Polisi Ungkap 16 Barang Bukti di Apartemen Lula Lahfah, Ada Bercak Darah di Kapas, Tisu dan Sprei Polisi Ungkap 16 Barang Bukti di Apartemen Lula Lahfah, Ada Bercak Darah di Kapas, Tisu dan Sprei Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar