Netanyahu Gabung Dewan Perdamaian Gaza, Menteri Israel Ancam Keluar dari Pemerintahan
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membentuk Dewan Perdamaian Gaza yang dampaknya memicu gejolak politik di Israel. Menteri Urusan Permukiman Israel Orit Strock secara terbuka mengecam inisiatif tersebut, bahkan mengancam akan meninggalkan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu jika rencana itu tetap dijalankan.
Dalam wawancara dengan stasiun radio Galey Israel, Strock menyebut Dewan Perdamaian Gaza bentukan Trump sebagai rencana cacat yang justru berpotensi membahayakan tentara Israel. Menteri sayap kanan radikal itu menilai Israel tidak boleh mengorbankan pasukannya demi skema internasional yang menurutnya tidak realistis.
“Kita tidak seharusnya membahayakan tentara sendiri untuk rencana buruk ini. Jika pemerintah terus berjalan ke arah ini, saya mungkin harus meninggalkan pemerintahan,” kata Strock, dikutip Selasa (27/1/2026).
Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat adanya ketegangan di internal kabinet Netanyahu, yang diketahui ikut menyetujui inisiatif Trump terkait pembentukan Dewan Perdamaian Gaza.
Strock secara tegas menolak gagasan penyerahan kendali Gaza kepada pihak mana pun selain Israel.
Dia mempertanyakan skenario pasca-perang yang ditawarkan Dewan Perdamaian Gaza, khususnya terkait siapa yang akan memerintah wilayah tersebut jika militer Israel juga masuk dan mendudukinya.
“Mari kita asumsikan tentara Israel benar-benar masuk dan menduduki Gaza. Kepada siapa kita akan menyerahkannya? Kepada Otoritas Palestina? Kita sudah melakukan itu pada 2005 dan lihat hasilnya,” ujarnya.
Israel diketahui menarik pasukannya dari Jalur Gaza pada 2005 dan membongkar seluruh permukiman Yahudi di wilayah tersebut dalam rencana pelepasan sepihak di era Perdana Menteri Ariel Sharon. Langkah itu kini kerap dijadikan contoh kegagalan oleh kelompok sayap kanan Israel.
Strock menegaskan Israel seharusnya tetap menjadi satu-satunya otoritas di Gaza setelah wilayah tersebut dilucuti dari senjata dan Hamas dikalahkan. Dia juga menolak keras kemungkinan Gaza dikelola oleh komite teknokrat Palestina pasca-perang.
“Saya tidak bisa membayangkan seorang menteri di Kabinet Keamanan yang memilih mengirim tentara berperang, lalu menyerahkan Gaza kepada Ali Shaath dan komite teknokrat Palestina,” kata Strock.
Sumber: inews
Foto: Donald Trump membentuk Dewan Perdamaian Gaza yang dampaknya memicu gejolak politik di Israel (Foto: AP)
Netanyahu Gabung Dewan Perdamaian Gaza, Menteri Israel Ancam Keluar dari Pemerintahan
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar