Kronologi Bripda Muhammad Rio Jadi Tentara Bayaran Rusia
Langkah Bripda Muhammad Rio meninggalkan tanah air pada penghujung 2025 bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan sebuah pelarian terencana dari sanksi etik di internal Polri menuju palagan Rusia-Ukraina di Donbass, Ukraina. Personel Satuan Brimob Polda Aceh tersebut kini resmi diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah bukti-bukti keterlibatannya dalam divisi tentara bayaran Rusia terungkap secara benderang.
Situasi keberangkatan Rio dimulai saat ia mangkir dari dinas tanpa keterangan sejak 8 Desember 2025. Di tengah statusnya sebagai personel pelayanan markas (Yanma) Brimob yang sedang menjalani masa demosi, Rio diam-diam mengurus paspor dan merancang rute pelarian udara untuk mengelabui deteksi otoritas.
Berdasarkan data manifes penerbangan yang dikantongi Polda Aceh, Rio memulai eksodusnya pada 18 Desember 2025 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Shanghai, China. Tak berhenti di sana, sehari kemudian ia melanjutkan penerbangan menuju Haikou Meilan sebagai titik transit sebelum akhirnya mendarat di wilayah kedaulatan Rusia dan menyeberang ke kawasan konflik Donbass.
Keberadaan Rio di garda depan pasukan Rusia terkonfirmasi langsung melalui pamer digital yang ia kirimkan. Pada 7 Januari 2026, ia mengirimkan pesan WhatsApp kepada rekan-rekan di Satbrimob Polda Aceh yang berisi dokumentasi foto dan video saat dirinya mendaftar di barak militer Rusia. Rio bahkan memamerkan rincian nominal gaji yang ia terima dalam mata uang Rubel yang telah dikonversi ke Rupiah sebagai daya tarik keterlibatannya.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto menegaskan, Rio merupakan anggota yang melanggar kode etik. Sebelum desersi, ia telah dijatuhi sanksi mutasi demosi selama 2 tahun akibat kasus pernikahan siri. "Statusnya saat ini sudah PTDH. Secara akumulatif, ia telah tiga kali menjalani sidang etik, dengan putusan akhir pemberhentian tetap," ujar Joko dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/1/2026).
Keputusan pemecatan ini diambil secara in absentia melalui Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) pada 9 Januari 2026. Polri menilai tindakan Rio tidak hanya melanggar disiplin berat, tetapi juga mencederai kehormatan institusi karena terlibat dalam angkatan bersenjata asing tanpa izin negara.
Sumber: beritasatu
Foto: SERAMBINEWS.COM/HO TENTARA BAYARAN RUSIA – Seorang Personel Brimob Polda Aceh, Bripda Muhammad Rio (tengah di bawah) diduga bersama sejumlah pihak yang tergabung dengan tentara bayaran Rusia. Foto ini beredar berbagai platform medos dalam beberapa hari ini. dan akhirnya resmi diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan desersi/Tribunnews.com/SERAMBINEWS.COM/HO
Kronologi Bripda Muhammad Rio Jadi Tentara Bayaran Rusia
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar