KPK Hadang Islah Bahrawi terkait Jokowi
CAK Islah (Islah Bahrawi) berteriak kencang atas dugaan keterlibatan Joko Widodo alias Jokowi dalam kasus kuota haji di Podcast Akbar Faizal Uncensored.
Namun buru-buru Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, seperti membantah keterlibatan Jokowi dalam kasus kuota haji, yang sudah mentersangkakan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
Belakangan, tak hanya Cak Islah yang berbicara, tapi juga Gus Yaqut sendiri dalam sebuah podcast.
Bahwa ia tak berada di tempat saat Pemerintahan Arab Saudi memberikan tambahan kuota haji pada Pemerintahan Indonesia. Presiden Jokowi saat itu didampingi Erick Thohir, Dino Ariotedjo, Pratikno, dan Pramono Anung.
"Kalau saya berada di situ, maka saya akan menolak tambahan kuota haji yang 20 ribu itu." Begitu kira-kira pembelaan Gus Yaqut.
Tambahan delapan ribu sebelumnya saja, sulit dikelola. Apalagi 20 ribu. Tempatnya sudah tak ada. Tingkat jemaah yang meninggal bertambah. Artinya, tak ada minatnya atas tambahan kuota haji itu.
Kalau Cak Islah di Podcast Akbar Faizal Uncensored lebih bersemangat lagi membela Gus Yaqut dan pada saat yang bersamaan menyeret Presiden ke-7 RI tersebut.
Jokowi tak bisa lepas tangan. Ia harus bicara. Ia tahu dari awal. Omong kosong saja, kalau Jokowi tak tahu. Hanya tipuan kelas tinggi, bila Jokowi tak tahu apa-apa.
Bahkan, Cak Islah berani mengatakan bahwa Jokowi lah yang melarang Gus Yaqut agar tak menghadiri rapat Pansus Haji di DPR.
Gus Yaqut malah ditugaskan ke Perancis, menghadiri acara yang seharusnya dihadiri Prabowo, sebagai Menteri Pertahanan. "Acara Menteri Pertahanan dihadiri Menteri Agama," tanya Cak Islah?
Kini, teriakan Cak Islah, termasuk Gus Yaqut sendiri, yang berusaha menyeret nama Jokowi, langsung dihadang KPK.
Juru bicara KPK Budi Prasetyo, seperti tak memberi ruang bagi bola liar yang dilempar Cak Islah dan Gus Yaqut.
Kalau sudah begini, relawan tak perlu lagi turun seperti dalam kasus ijazah Jokowi. KPK langsung turun tangan mengklarifikasi.rmol.id
Erizal
Pemilik Akun YouTube Komentar Erizal
______________________________________
Disclaimer: Rubrik Kolom adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan oposisicerdas.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi oposisicerdas.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.
KPK Hadang Islah Bahrawi terkait Jokowi
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar