Jawaban Denada Digugat Ressa yang Ngaku Anak Kandung, Minta Rp 7 Miliar Buat Ganti Biaya Penelantaran
Denada Tambunan akhirnya menjawab gugatan seorang pemuda Banyuwangi bernama Ressa Rizky Rossano.
Ressa muncul mengaku anak kandung Denada Tambunan yang diduga ditelantarkan selama 24 tahun.
Denada belum menjawab tudingan tersebut secara gamblang, hanya saja menjawabnya dengan hati-hati.
Ia hanya mengungkapkan bahwa dirinya membutuhkan ruang dan waktu untuk menyikapinya.
Menanggapi hal ini, Denada butuh ruang dan waktu untuk menyikapinya.
“Menanggapi banyak nya pertanyaan temen-temen media mengenai pemberitaan yang saat ini beredar di berbagai media online dan media sosial terkait berita yang ramai di pemberitaan maka saya Risna Ories selaku perwakilan dari Management Denada, menyampaikan hal berikut,” kata pihak manajemen Denada.
Denada, kata manajemen, mengaku sangat prihatin atas isu publik yang berkembang, yang sebenar nya ini adalah ranah keluarga, karena bagaimanapun juga semua keluarga memiliki privasi, setiap keluarga punya cerita.
“Situasi ini tentu bukan hal yang mudah bagi Denada. Kami memahami perhatian dan pertanyaan yang muncul, dan kami menghargai setiap dukungan serta kepedulian yang diberikan,” katanya.
Menurut manajemen Denada, pihaknya menegaskan agar tidak bergulir terlalu berlebihan kami sampaikan bahwa saat ini Denada dan tim hukum sedang mempelajari dan menelaah secara cermat yang berkaitan dengan gugatan sebagai bagian dari proses hukum yang harus dihormati bersama.
“Untuk menjaga ketenangan dan kejelasan informasi, kami mohon pengertian agar diberikan ruang dan waktu bagi Denada untuk menelaah perkara ini secara proporsional dan tetap mempertimbangkan kebaikan semua pihak. Terima kasih atas perhatian, empati, dan pengertian yang diberikan. Dukungan kalian sangat berarti bagi Denada. Demikian pernyataan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan pengertiannya, kami ucapkan terima kasih.. With sympathy, Risna Ories, Denada Management,” katanya.
Gugatan Rp7 Miliar
Moh Firdaus Yuliantono, selaku kuasa hukum Ressa, mengatakan, Ressa mengaku anak kandung dari Denada yang merasa ditelantarkan sejak kecil.
Saat itu, Ressa diberikan kepada sang bibi, atau adik kandung Emilia Contessa untuk diasuh.
Ressa tahunya, bibinya adalah ibunya, dan Denada adalah tantenya.
Barulah kabar-kabar miring sejak SMA didengar oleh Ressa bahwa ibu yang bersamanya adalah bukan ibu kandungnya.
Makanya, Ressa menuntut ganti rugi senilai Rp 7 miliar.
Moh Firdaus Yuliantono, selaku kuasa hukum Ressa, mengatakan, Ressa mengaku anak kandung dari Denada yang merasa ditelantarkan sejak kecil.
Firdaus mengatakan, sejak dibawa dari Jakarta ke Banyuwangi 24 tahun yang lalu, Ressa diberikan kepada keluarga Denada yang ada di Banyuwangi.
Namun karena keluarga sibuk, ia kemudian dirawat oleh adik dari ibunda Denada.
Ressa mengajukan gugatan ke PN Banyuwangi karena Denada selaku ibu, disebut telah melakukan perbuatan melawan hukum dan Ressa meminta hak sebagai anak dipenuhi.
"Kerugian materiil yang dimohonkan ke PN Banyuwangi sebanyak Rp 7 miliar. Kami menuntut pengakuan dan ganti rugi sebagai anak, sebagai darah, lewat pengadilan,” ucap Firdaus
Nilai tersebut, kata Firdaus, adalah hitungan akumulasi biaya sejak Ressa sekolah mulai tingkat SD-SMA, biaya uang saku, biaya pendidikan, termasuk biaya hidup yang ia minta ke Denada untuk mengganti kerugian tersebut.
Sumber: disway
Foto: Denada Tambunan akhirnya menjawab gugatan seorang pemuda Banyuwangi bernama Ressa Rizky Rossano. --Instagram
Jawaban Denada Digugat Ressa yang Ngaku Anak Kandung, Minta Rp 7 Miliar Buat Ganti Biaya Penelantaran
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar