Breaking News

Iran Tak Takut dengan AS: Ayatollah Khamenei Tak Ngumpet di Bunker!


Iran menyatakan pihaknya tidak takut dengan Amerika Serikat (AS) yang bertindak semakin agresif. Negara Islam itu juga menegaskan bahwa Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei diberikan pengamanan, tapi tidak bersembunyi di bunker.

Pernyataan tersebut disampaikan Konsul Jenderal Iran di Mumbai, Saeid Reza Mosayeb Motlagh, kepada NDTV, Sabtu (24/1/2026). Dia mengatakan badan-badan intelijen asing telah memicu protes Iran.

"Seperti yang Anda ketahui, ada upaya untuk menggambarkan bahwa Iran menghadapi krisis internal. Saya harus mengatakan bahwa pasukan keamanan menunjukkan fleksibilitas dan pengendalian diri terhadap para demonstran hingga tanggal titik balik, yang saya yakini adalah hari Kamis (8 Januari), atau Jumat," kata diplomat tersebut.

"Mulai Kamis dan Jumat, ketika elemen teroris menerima perintah dari para pemimpin dan bos mereka yang berada di luar Iran, mereka mulai melakukan intrik dan rencana serta melakukan sabotase di beberapa tempat, di kota-kota besar dan kecil. Masalah ini menyebabkan ketakutan di antara sebagian warga negara kita dan kerusakan pada harta benda mereka, serta kerusakan pada harta benda pemerintah. Sayangnya, total 3.117 orang tewas, di antaranya 2.427 martir adalah warga sipil dan pasukan keamanan, dan 690 teroris juga tewas," paparnya.

Motlagh mengatakan bahwa meskipun tidak ada, atau persentase yang sangat rendah, warga negara asing yang terlibat dalam protes tersebut, pemerintah Iran memiliki informasi bahwa beberapa demonstran telah dilatih oleh dinas intelijen asing. "Diinstruksikan oleh pelatih mereka, atau dipengaruhi oleh berita yang tersebar di seluruh dunia," kata Motlagh.

Iran Tak Takut dengan Kapal Induk AS

Menanggapi pertanyaan tentang tindakan AS di kawasan tersebut, termasuk mengirimkan kelompok serang kapal induk, diplomat tersebut menyatakan bahwa Iran sepenuhnya siap.

"Negara kita telah menunjukkan bahwa ia memiliki kekuatan untuk menangkis segala jenis agresi yang telah disaksikannya sejauh ini. Contohnya adalah operasi yang dilakukan dalam perang 12 hari (dengan Israel pada Juni tahun lalu), atau perlawanan yang ditunjukkan terhadap operasi teroris ini," katanya.

"Kerusuhan ini berhasil dikendalikan dengan bantuan polisi dan masyarakat dalam waktu dua hari. Demikian pula, jika ada kekuatan yang ingin bertindak ofensif terhadap Iran, kami sepenuhnya siap untuk membela diri, dan kami akan melakukannya dengan kekuatan penuh," tegasnya.

Pemadaman internet di Iran setelah protes telah dikritik di seluruh dunia. Ketika konsul jenderal ditanya tentang hal ini, dia mengatakan itu perlu karena "faktor asing memicu kerusuhan" menggunakan internet, dan negara itu juga mengalami serangan siber.

"Namun, kami melihat bahwa situasi internet membaik, dan para pejabat telah berjanji bahwa internet akan sepenuhnya dipulihkan dalam beberapa hari," katanya.

Mengenai tuduhan bahwa Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menghindari tampil di depan umum dan bersembunyi di bunker, diplomat itu mengatakan bahwa Khamenei mengadakan semua pertemuan yang diperlukan dengan para pejabat melalui konferensi video dan cara lain.

"Kami tidak takut pada kekuatan asing mana pun. Beberapa orang menyebarkan rumor. Wajar jika Yang Mulia harus memiliki personel keamanan yang melindunginya, seperti di negara lain mana pun," katanya.

Namun, jangan berpikir bahwa dia bersembunyi di dalam bunker atau tempat perlindungan," tegasnya.

Sumber: okezone
Foto: Iran menyatakan tidak takut dengan AS yang bertindak semakin agresif. Iran juga tegaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tidak bersembunyi di bunker. Foto/X @khamenei_ir

Iran Tak Takut dengan AS: Ayatollah Khamenei Tak Ngumpet di Bunker! Iran Tak Takut dengan AS: Ayatollah Khamenei Tak Ngumpet di Bunker! Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar