Guru Gembul Bongkar Tawaran Jadi Buzzer Rp 1 Juta per Detik, Diminta Sampaikan Hal Positif soal Bencana Sumatra
Influencer sekaligus kreator konten edukatif, Guru Gembul, membeberkan pengalaman mengejutkan yang pernah dialaminya.
Ia mengaku pernah ditawari pekerjaan sebagai buzzer dengan bayaran yang fantastis, yakni mencapai Rp1 juta untuk setiap detik ia berbicara dalam sebuah konten monolog.
Pengakuan tersebut disampaikan Guru Gembul dalam pernyataan yang kini beredar luas di media sosial.
Ia menyebut, tawaran datang dari seseorang yang menghubunginya secara langsung dan menyodorkan kerja sama pembuatan konten dengan naskah yang telah disiapkan.
Menurutnya, ia diminta menyampaikan narasi tertentu terkait kondisi sejumlah daerah di Indonesia.
“Ada juga yang memberikan penawaran kepada saya. Pak Guru, ini ada skrip, tolong nanti dibuat dalam bentuk monolog, silakan sampaikan kepada masyarakat isinya yaitu menjelaskan bahwa Aceh sudah bagus, Sumatra Barat sudah bagus dan Sumatra Utara sudah bagus, dan sebagainya,” ujar Guru Gembul di saluran YouTube-nya, guru gembul yang tayang pada Minggu, 4 Januari 2026.
Yang membuatnya tercengang, skema honor diberikan berdasarkan durasi ia berbicara di depan kamera.
“Dan tawaran yang dia berikan kepada saya itu adalah Rp1 juta per detik, per detik saya ngomong,” katanya menegaskan.
Dengan hitungan tersebut, satu konten berdurasi beberapa menit bisa bernilai sangat besar.
Ia menilai tawaran semacam itu tentu menggoda siapapun untuk menerimanya.
Diminta Serang Instansi Tertentu
Guru Gembul juga mengaku pernah mendapatkan tawaran lain yang tak kalah kontroversial.
Kali ini, ia diminta membuat konten yang secara khusus menyerang pihak atau institusi tertentu.
“Ada orang yang mengklaim sebagai pihak agensi yang menawarkan kepada saya; 'Pak guru ini ada ada sejumput rezeki enggak besarlah cuman sekian-sekian. Tapi bisa enggak bikin konten yang ngejelekin pihak anu?' Ada ngejelekin instansi anu gitu ada,” kata dia.
Yang lebih mengejutkan, kata dia, pihak yang menjadi target serangan ternyata juga sempat menghubunginya untuk membuat konten tandingan.
“Dan luar biasanya apa? dari instansi yang dimaksud itu yang menjadi objek serangan, saya diharapkan untuk menyerang instansi itu. Ternyata dia juga minta kepada saya; 'Pak guru Gembul, tolonglah ini sampaikan kepada masyarakat bahwa pihak itu tuh jelek, instansi itu tuh jelek, dan sebagainya',” tambahnya.
Fenomena Buzzer Sudah Sistematis
Guru Gembul menyayangkan praktik semacam ini. Ia menduga model tawaran serupa mungkin juga dialami banyak kreator konten lain.
“Jadi saya menduga kalau saya jadi tawarin seperti itu, maka yang lain juga pasti seperti itu. Selain juga ada pengakuan-pengakuan yang secara personal teman-teman konten kreator yang berdiskusi dengan saya,” katanya.
Drinya bahkan menyebut ada kelompok yang memanfaatkan kreator digital untuk menggiring opini publik, termasuk saat terjadi bencana.
“Dan yang cukup unik ya, pada bagian akhir itu ternyata ada kelompok-kelompok tertentu yang menggunakan contonent kreator eh YouTuber atau semacam itu untuk menyebarkan sebuah berita yang menjelekkan pihak lain dan atau untuk memanfaatkan situasi bencana untuk kepentingan mereka pribadi,” tutup Guru Gembul.***
Sumber: konteks
Foto: Influencer Guru Gembul mengaku pernah ditawari bayaran Rp1 juta per detik untuk konten positif bencana Sumatra (Foto: YouTube/guru gembul)
Guru Gembul Bongkar Tawaran Jadi Buzzer Rp 1 Juta per Detik, Diminta Sampaikan Hal Positif soal Bencana Sumatra
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar