4 Hari Hilang di Pantai Pangandaran, Jenazah Atlet Terjun Payung Ditemukan di Cilacap
Atlet terjun payung Widiasih, 58, yang hilang di Pantai Bojongsawale, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, akhirnya berhasil ditemukan.
Tim Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan jenazah Widiasih di perairan Teluk Pangelek, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Jumat 2 Februari 2026.
Titik penemuan jenazah korban adalah perbatasan wilayah dua provinsi. Tepatnya antara Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dengan Kecamatan Batukaras, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Jasad atlet terjun payung itu ditemukan seusai tim SAR gabungan, yang terdiri dari anggota Polres Pangandaran, Pos SAR Pangandaran, Ditpolairud Polda Jabar, Brimob Polda Jabar, TNI AL, serta unsur terkait lainnya menggelar operasi pencarian selama empat hari sejak korban hilang.
Kapolres Pangandaran, AKBP Andri Kurniawan, mengungkapkan, korban Widiasih ditemukan di kawasan Pantai Karapyak, Teluk Pengelek. Yakni, perbatasan Cilacap–Pangandaran yang berjarak sekitar 17 mil laut dari bibir Pantai Batukaras.
Operasi pencarian dan evakuasi dipimpin langsung Dirpolairud Polda Jawa Barat Kombes Edward Indharmawan Eka Chandra dan Kapolres Pangandaran AKBP Andri Kurniawan.
"Informasi awal diterima dari nelayan asal Cilacap dengan nama perahu Murah Rezeki. Ia melaporkan ada sesosok jenazah mengapung di laut. Tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi penemuan," sebut AKBP Andri Kurniawan.
Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi jasad korban dengan perahu katir SAR Batukaras dan RIB Ditpolairud Polda Jabar. Proses evakuasi berjalan sekitar 1,5 jam perjalanan laut.
"Sekitar pukul 09.30 WIB, jenazah dibawa ke pesisir Pantai Batukaras untuk kemudia dievakuasi dengan ambulans menuju RS Pandega untuk dilakukan penanganan medis lebih lanjut," tuturnya.
Sekadar informasi, Widiasih mengalami kecelakaan di udara saat terjun payung denga empat rekannya dari ketinggian 10.000 kaki. Penerjunan dilakukan di atas Pantai Bojongsawale, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran pada Selasa (30/12/2025).
Korban Widiasih, warga Desa Kamasan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jabar, adalah atlet terjun payung senior. Saat insiden terjadi, almarhum sedang mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) terjun payung di Pangandaran.
Selain alamrhum, insiden yang sama juga dialami empat penerjun lain, salah satunya Pelda (Purnawirawan) TNI AU Rusli, 64. Korban ditemukan di perairan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban Rusli sudah dimakamkan di TPU Ciharum Margahayu, Kabupaten Bandung. Warga Perum CPI, Kelurahan Cincing, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, itu merupakan mantan prajurit Kopasgat.
Sedangkan tiga atlet lainnya berhasil selamat setelah melakukan pendaratan darurat di tepi Pantai Bojongsalawe. Namun ketiganya mengalami luka-luka.
Para penerjun yang selamat adalah Karni, 56, Mustofa, 56, dan Khuldori, 54. ***
Sumber: konteks
Foto: Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah atlet terjun payung Widiasih, 58, yang hilang di Pangandaran, Jawa Barat dan ditemukan di Cilacap. (Foto: Ist)
4 Hari Hilang di Pantai Pangandaran, Jenazah Atlet Terjun Payung Ditemukan di Cilacap
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar