Video Lama Viral, Pernyataan Setia Habib Bahar ke Istri Pertama Kontras dengan Pernikahan Barunya
Sebuah video lawas yang menampilkan pernyataan Habib Bahar bin Smith
mengenai kesetiaannya kepada sang istri, Fadlun Faisal Balghoits kembali
menjadi sorotan publik.
Pernyataan tersebut viral setelah terungkapnya kabar pernikahan rahasia
Habib Bahar bin Smith dengan seorang model perempuan bernama Helwa Bachmid.
Dalam video lama yang diunggah ulang oleh akun Instagram @ratu.nyinyir.ofc,
Habib Bahar dengan tegas menyatakan bahwa hatinya telah tertutup untuk
perempuan lain.
Sebab, ulama kontroversial ini mengaku hatinya hanya milik istrinya seorang,
Fadlu Faisal Balghoits.
"Ana punya hati sudah ana haramkan untuk perempuan lain, selain Fadlun,"
ujar Habib Bahar bin Smith dalam klip video tersebut, Selasa 18 November
2025.
Bahkan, kala itu ia sempat menegaskan jika suatu saat dirinya menikah lagi,
maka pernikahan tersebut tidak akan didasari oleh perasaan cinta, karena
cintanya telah diberikan sepenuhnya kepadaFadlun.
"Jadi, mau ana nikah lagi. Itu ana gak cinta," kata Habib Bahar sambil duduk
di samping Fadlun.
"Karena, cinta ana hanya buat Fadlun, habis sudah dan mati sudah segala
penjelasan," tegasnya.
Pernyataan lawas ini sontak menuai berbagai reaksi dari warganet.
Sejumlah netizen merasa pernyataan tersebut kontradiktif dengan keputusannya
untuk menikahi Helwa Bachmid.
Mereka lantas mempertanyakan motif Habib Bahar di balik pernikahan tersebut.
"Kalau cinta mati ya gak usah nikah lagi lah bib," tulis akun @ika_febri**.
"Lah terus nikah lagi buat apaan? Nikahnya pakai perasaan apa? Saya tanya
dengan kelemah lembutan," timpal akun @verayinna**.
"Hadeh...lah terus nikah lagi tujuannya apa?" tanya akun @made_by***.
Sumber:
suara
Foto: Potret Habib Bahar bin Smith Dampingi Helwa Bachmid Melahirkan
(Instagram/@official_fadlunbalghoits)
Video Lama Viral, Pernyataan Setia Habib Bahar ke Istri Pertama Kontras dengan Pernikahan Barunya
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar