Breaking News

Gentleman Versi Erick Thohir: Minta Maaf, Bukan Mundur dari Kursi Ketum PSSI


Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan sudah bersikap gentleman kepada fans dan masyarakat Tanah Air usai kegagalan Timnas Indonesia melangkah ke Piala Dunia 2026.

Erick Thohir menjadi sorotan setelah Patrick Kluivert dan jajarannya yang ditunjuk menggantikan gerbong Shin Tae-yong, justru memberi hasil mengecewakan untuk Timnas Indonesia.

Alih-alih membuat skuad Merah Putih tampil lebih solid, Garuda justru hancur lebur di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Menghadapi Arab Saudi yang dalam dua pertemuan sebelumnya mampu dijinakkan di era Shin Tae-yong, Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert justru kalah 2-3.

Puncaknya, Tim Merah Putih tak mampu menembus pertahanan Irak meski tampil dominan hingga pada akhirnya kalah 0-1 dan sekaligus memastikan peluang ke Piala Dunia 2026 tertutup.

Selepas menggelar pertemuan dengan suporter, khususnya perwakilan Ultras Garuda Indonesia di Jakarta, Sabtu (25/10/2025), Erick Thohir mengklaim sudah bersikap gantleman.

Namun, sikap gantleman yang dimaksud Erick Thohirnya nyatanya hanyalah sebatas permintaan maaf.

"Sepak bola itu ada naik-turunnya. Ada hasil yang memuaskan, ada juga yang tidak favorable," kata Erick Thohir dalam keterangan tertulis.

"Tapi saya sendiri sudah bersikap gentleman, meminta maaf kepada Presiden Prabowo dan masyarakat setelah kegagalan di babak kualifikasi,” ia menambahkan.

Bagi Erick Thohir, bertemu dengan perwakilan suporter adalah bentuk keterbukaan PSSI terhadap kritik dan masukan dari para penggemar.

Dalam pertemuan tersebut, Ultras Garuda Indonesia menyampaikan pandangan dan evaluasi terhadap perjalanan Timnas Indonesia.

Erick Thohir menegaskan bahwa setiap masukan dari publik, terutama dari para suporter, menjadi bagian penting dalam upaya membangun sepak bola nasional secara menyeluruh.

“Saya menerima masukan ini sebagai bentuk keterbukaan PSSI untuk kita bersama-sama membangun sepak bola Indonesia," kata Erick Thohir dalam keterangannya.

"PSSI perlu kerja sama dari berbagai stakeholder terutama suporter untuk kita membangun sepak bola Indonesia,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam sesi jumpa pers pada 24 Oktober 2025, Erick juga menegaskan bahwa PSSI akan selektif dalam menentukan pelatih yang sesuai dengan arah pembinaan sepak bola nasional.

“Tidak mudah mencari pelatih yang cocok dengan strata kepelatihan nasional yang sudah kita rancang. Kita ingin pelatih yang bisa membina dari U-20, U-23 hingga senior," ujar Erick Thohir.

Sumber: suara
Foto: Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan sudah bersikap gentleman kepada fans dan masyarakat Tanah Air usai kegagalan Timnas Indonesia melangkah ke Piala Dunia 2026. [Tangkap layar X]

Gentleman Versi Erick Thohir: Minta Maaf, Bukan Mundur dari Kursi Ketum PSSI Gentleman Versi Erick Thohir: Minta Maaf, Bukan Mundur dari Kursi Ketum PSSI Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar