Ahmad Sahroni Lulus S3 dari Kampus Apa? Judul Disertasinya Viral Bikin Salfok
Politikus partai NasDem, Ahmad Sahroni, kembali muncul ke hadapan publik
usai menghilang sejak akhir Agustus 2025. Sahroni muncul ketika mengikuti
wisuda S3 pada, Selasa (14/10/2025).
Kemunculannya membuat heboh warganet di media sosial, tak sedikit yang
mempertanyakan Ahmad Sahroni lulus S3 dari kampus apa?
Dalam unggahan yang dibagikan oleh akun X @somexthread, diketahui Ahmad
Sahroni lulus S3 Doktor Ilmu Hukum dengan judul disertasi "Pemberantasan
Korupsi Melalui Prinsip Ultimum Remidium: Suatu Strategi Pengembalian
Kerugian Keuangan Negara".
Dalam cuplikan video yang beredar, kemunculan Ahmad Sahroni mendapat
sambutan tepuk tangan dan sorak gembira dari para dosen serta peserta wisuda
lainnya.
Hal tersebut terjadi kala nama, foto, dan disertasi Sahroni ditampilkan pada
layar tempat acara wisuda yang berlangsung di JCC Senayan, Jakarta Pusat.
🫣 pic.twitter.com/SGUTadpnba
— Some Thread (@somexthread) October 14, 2025
Sahroni terlihat memakai jubah toga hitam merah kala dipanggil untuk
mengikuti prosesi wisuda S3. Ia tampak tersenyum dan memberi hormat kepada
rektor sebelum menjabat tangannya.
Tak berhenti di situ, ia juga menyalami para jajaran dosen sambil sedikit
berbincang dan mendapat pelukan sebelum ijazahnya diberikan.
Berdasarkan pantauan Suara.com, momen membanggakan tersebut belum terlihat
di unggahan akun Instagram pribadi Ahmad Sahroni @ahmadsahroni88.
Meski begitu, memang sejak rumahnya dijarah warga, Sahroni tidak lagi aktif
bermedia sosial. Bahkan saat ini, kehidupan pribadinya terkesan lebih
tertutup tidak seperti dulu.
Ahmad Sahroni Lulus S3 dari Kampus Apa?
Berdasarkan informasi yang beredar, Ahmad Sahroni menempuh pendidikan S3 di
Universitas Borobudur. Ia berhasil mendapat gelar Doktor Ilmu
Hukum.
Anggota DPR RI dan Ketua MPR RI ke-15 sekaligus Anggota Sidang Senat Terbuka
Wisuda Universitas Borobudur (UNBOR) Tahun Akademik 2024/2025 Bambang
Soesatyo mengungkapkan, Sidang Terbuka Senat Universitas Borobudur itu resmi
meluluskan 594 mahasiswa.
Sejumlah mahasiswa yang lulus, berasal dari program diploma tiga, sarjana,
magister (S2) dan doktor (S3).
Selain Ahmad Sahroni, beberapa tokoh politik, pejabat daerah, hingga perwira
tinggi TNI dan Polri juga turut diwisuda.
Para tokoh dan polutikus itu antara lain politikus PKS Hamid Noor, politikus
PDIP Trimedya Panjaitan, Bupati Banyuasin Askolani, Kepala Lembaga
Pertahanan Universitas Pertahanan Mayjend TNI AD Endro Satoto, mantan Ketua
Umum Komnas Perlindungan Anak Hery Chariansyah, Kajari Tanjung Perak Ricky
Setiawan Anas, Wakajati Maluku Utara Taufan Zakaria hingga Karokespol
Pusdokkes Polri Brigjen Pol I Gusti Gede Maha Andika.
Seluruhnya adalah lulusan program doktor (S3) ilmu hukum Universitas
Borobudur.
Profil Universitas Borobudur
Universitas Borobudur (UNBOR) merupakan salah satu institusi pendidikan
tinggi yang populer di Jakarta.
Perguruan tinggi yang telah berdiri sejak tahun 1981 itu, dibangun oleh
Yayasan Pendidikan Borobudur (YPB), sebuah lembaga berbadan hukum yang
dibangun dengan Akta Notaris Raden Imam Soesatyo Prawirokoesoemo No. 5 Tahun
1971.
Melansir dari situs resmi universitas, sebelum mendirikan pendidikan tinggi,
YPB tercatat berhasil mengelola tiga akademi antara lain Akademi Akuntansi,
Akademi Keuangan dan Perbankan, hingga Akademi Bahasa Asing pada tahun 1972.
Di tahun akademik 1981–1982, UNBOR mulai mengawali perjalanan akademiknya.
Perguruan tinggi ini resmi membuka tujuh program studi Sarjana (S-1), yang
mencakup bidang Ekonomi, Teknik, Pertanian, hingga Hukum.
Seiring berjalannya waktu, Universitas Borobudur mulai memperluas cakupan
keilmuan dengan menambah beberapa program teranyar, di antaranya yaitu:
1. Magister Manajemen (1995)
2. Ilmu Komputer (1997)
3. Doktor Ilmu Ekonomi (2000)
4. Sistem Komputer dan Sistem Informasi (2000)
5. Teknik Industri (2003)
6. Magister Hukum (2004)
7. Doktor Ilmu Hukum (2010).
Tercatat, hingga tahun akademik 2023–2024, UNBOR telah mengelola sebanyak 18
program studi aktif yang terdiri dari 2 program Diploma (D-III), 13 program
Sarjana (S-1), 2 program Magister (S-2), dan juga 2 program Doktor (S-3).
Berdasarkan data yang tercantum dalam situs resminya, kini jumlah mahasiswa
aktif UNBOR ada sekitar 4.000 orang dan lebih dari 300 dosen tetap dan tidak
tetap.
Tak hanya di satu lokasi, UNBOR berada di tiga titik strategis di wilayah
Jakarta Timur. Di antaranya Kampus A di Jalan Raya Kalimalang No. , Kampus B
di Jalan Slamet Riyadi No. 5, dan Kampus C di Jalan Pemuda No. 7,
Rawamangun.
Seluruh program studi di Universitas Borobudur sudah terakreditasi oleh
Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Bahkan sebelum diberlakukannya sistem akreditasi, program-program di UNBOR
sudah berstatus "Disamakan" dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Menurut catatan terakhir di tahun 2023, UNBOR dan akademi yang berada di
bawah naungan YPB berhasil meluluskan lebih dari 40.000 mahasiswa, termasuk
253 Doktor Ilmu Ekonomi serta 202 Doktor Ilmu Hukum.
Melansir laman Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PPDikti), saat ini
Universitas Borobudur memegang akreditasi Unggul.
Adapun perkiraan biaya kuliah di Universitas tempat Ahmada Sahroni menimba
ilmu S3 ini antara Rp600 ribu hingga Rp30 juta, tergantung pada program yanh
diambil.
Demikian tadi informasi mengenai Ahmad Sahroni lulus S3 dari kampus apa.
Diketahui, ia lulus dengan gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas
Borobudur Jakarta.
Sumber:
suara
Foto: Ahmad Sahroni/Net
Ahmad Sahroni Lulus S3 dari Kampus Apa? Judul Disertasinya Viral Bikin Salfok
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar