Politisi PSI Bela Jokowi Soal Tuduhan Absen di Sidang Umum PBB, Singgung Masa Pandemi
Presiden RI Prabowo ramai mendapat pujian usai berpidato di Sidang Majelis
Umum PBB, Selasa 23 September 2025. Tak sedikit netizen yang menuduh mantan
Presiden RI, Jokowi absen di perhelatan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Politisi Partai Solidaritas Indonesia lantas buka suara serta melakukan
pembelaan terhadap Jokowi.
Sebagai informasi, keluarga Jokowi sekarang ramai mendapat sorotan. Putra
Sulung Jokowi yang kini menjadi Wapres RI, Gibran, viral karena ijazahnya
dipertanyakan.
Ketua Ketua Biro Ideologi & Kaderisasi DPW PSI Bali, Dedy Nur Palakka
(@DedynurPalakka) mengungkap bila Jokowi hadir secara tak langsung di Sidang
Majelis Umum PBB.
Jokowi hadir secara daring atau online karena saat itu dunia sedang dilanda
pandemi.
"Yang bilang Presiden Jokowi nggak pernah hadir dan berpidato di markas
besar PBB di New York adalah berita tidak benar. Dulu dunia dilanda pandemi
Covid 19, jadi ada pembatasan perjalanan di seluruh dunia tapi Jokowi
sebagai presiden saat itu tetap bisa tampil virtual untuk menyampaikan pesan
pentingnya kepada dunia," kata Dedy Nur Palakka pada Selasa (23/09/2025).
Benarkan Tuduhan Netizen Soal Jokowi Absen di Sidang Majelis Umum PBB?
Narasi tentang Jokowi absen di Sidang Majelis Umum PBB sebenarnya kurang
tepat. Jokowi memang tak hadir saat terdapat pertemuan Sidang Majelis Umum
secara offline atau tatap muka.
Meski begitu, Presiden Indonesia ke-7 tersebut sebenarnya hadir secara
online sebanyak dua kali di Sidang Majelis Umum PBB (UNGA).
Perlu diketahui, beberapa utas hanya membahas lima presiden yang berpidato
di Sidang PBB. Kelima presiden tersebut adalah Soekarno, Soeharto, Megawati,
Susilo Bambang Yudhoyono, dan Prabowo.
Namun, infografis dan utas itu kurang tepat mengingat Jokowi pernah
berpidato di Sidang Majelis Umum PBB, tepatnya pada 2020 dan 2021.
Ia berpidato dari Istana Merdeka pada UNGA ke-75 PBB (2020) dan berbicara
dari Istana Bogor pada UNGA ke-76 (2021).
Jokowi berpidato memakai bahasa campuran, antara Indonesia dan Inggris.
Presiden yang berkuasa dari 2014 hingga 2024 itu membahas tentang kerja sama
internasional untuk menangani pandemi Covid-19.
Yang bilang Presiden Jokowi ngga pernah hadir dan berpidato di markas besar PBB di New York adalah berita tidak benar ✍️
— Dedy Nur (@DedynurPalakka) September 23, 2025
Dulu dunia dilanda pandemik Covid 19, jadi ada pembatasan perjalanan di seluruh dunia tapi Jokowi sebagai Presiden saat itu tetap bisa tampil virtual untuk… https://t.co/HRYE5Jhi2j
Mengingat tak hadir secara langsung, banyak yang mengira Jokowi absen pada
Sidang Umum PBB.
Respons Netizen
Netizen memberikan beragam respons terkait pembelaan politisi PSI. Terdapat
netizen yang mempertanyakan mengapa Jokowi hanya berpidato secara online
saja.
"Pandemi kan hanya 3 tahun, masa jabatan 10 tahun. Selama 7 tahun kenapa gak
pernah hadir di sidang umum PBB?" cuit @Den**u**ad14.
"Bagus ada Covid. Coba kalau pidato langsung di depan Forum PBB, bisa-bia
cuma we wok detok petok petok. Gak kapok diketawain PM Australia?" sindir
@Sai**dd**Say.
"Emang harus pidato tiap tahun? Suharto saja yang 32 tahun berkuasa gak
terus-terusan pidato di sidang umum PBB," bela @pa**ng*ber.
Sumber:
suara
Foto: Ilustrasi Prabowo di Sidang Umum PBB dan Jokowi. (Kolase BMPI Setpres,
Suara.com)
Politisi PSI Bela Jokowi Soal Tuduhan Absen di Sidang Umum PBB, Singgung Masa Pandemi
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar