Kapolri Bentuk Tim Reformasi Polri, Wamensesneg: Yang Utama Bentukan Presiden
Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto menyebut, tim utama terkait reformasi kepolisian adalah Komite Reformasi Polri yang akan dibentuk Presiden Prabowo Subianto.
Hal tersebut disampaikan ketika ditanyakan soal kehadiran Tim Transformasi Reformasi Polri yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Yang penting, yang utama itu adalah yang dari tim bentukan presiden," ujar Bambang di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (26/9/2025).
Bambang menjelaskan, Komite Reformasi Kepolisian dan Tim Transformasi Reformasi Polri akan saling bekerja sama.
"Jadi tim yang reformasi itu, Presiden tetap akan membentuk tim reformasi sehingga kemudian nanti, di dalam tim Polri itu, dia akan membantu kita. Jadi ada sinergi di situ," ujar Bambang.
Adapun Komite Reformasi Polri, kata Bambang, akan bersifat ad hoc dan bekerja paling lama enam bulan.
"Reformasi Polri itu ad hoc, ad hoc. Sekitar enam bulan kalau enggak salah," ungkap Bambang.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat akselerasi transformasi Polri di ruang Pusdalsis Stamaops Polri, Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/9/2025).
Bukan Tandingan Komite Reformasi Polri
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, tidak bertentangan dengan Komite Reformasi Kepolisian yang akan dibentuk Prabowo.
Pembentukan Tim Transformasi Reformasi Polri merupakan respons cepat Polri terhadap harapan publik mengenai arah kebijakannya.
"Justru ini bentuk respons cepat kita terkait dengan apa yang menjadi harapan publik terkait dengan arah yang akan dilaksanakan oleh tim Komite Reformasi bentukan Presiden," kata Sigit dalam program Rosi di Kompas TV pada Kamis (25/9/2025) malam.
"Sehingga kemudian pada saat nanti ada hal-hal yang harus segera kita perbaiki, maka kami bisa melakukan akselerasi dengan lebih cepat," sambungnya.
Dengan hadirnya tim tersebut, Polri disebutnya bisa lebih siap menjalin koordinasi dan komunikasi dengan Komite Reformasi Polri ketika resmi dibentuk Presiden.
"Sehingga pada saatnya nanti komite yang dibentuk Bapak Presiden kemudian bisa berkoordinasi, berkomunikasi, dan tentunya apa yang menjadi kebijakan-kebijakan Komite Reformasi segera bisa kita tindaklanjuti," ujar Sigit.
Tim Transformasi Reformasi Polri beranggotakan 52 perwira tinggi kepolisian, mulai dari pelindung sampai anggota.
Tim Transformasi Reformasi Polri itu dibentuk lewat Surat Perintah (Sprin) Nomor: Sprin/2749/IX/TUK.2.1./2025 yang ditandatangani pada 17 September 2025.
Sumber: kompas
Foto: Kolase Bambang Eko Suhariyanto dan Listyo Sigit Prabowo/Net
Kapolri Bentuk Tim Reformasi Polri, Wamensesneg: Yang Utama Bentukan Presiden
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
