Habib Rizieq Serukan Umat Tangkap dan Seret Silfester Matutina ke Kejaksaan!
Suasana tausiyah Habib Rizieq Shihab (HRS) di acara Maulid Al Bahjah di
Kelapa Dua, Jakarta Barat mendadak memanas ketika dirinya menyoroti tajam
kasus hukum yang menjerat Silfester Matutina.
Di hadapan ribuan jamaah yang memadati acara tausiyahnya, Habib Rizieq
Shihab dengan lantang menyerukan umat untuk bertindak jika aparat penegak
hukum dinilai lamban.
Seruan ini ditujukan kepada Silfester Matutina, terpidana kasus fitnah
kepada Jusuf Kalla yang vonisnya telah berkekuatan hukum tetap namun belum
juga dieksekusi.
Dalam orasinya yang berapi-api, HRS mempertanyakan mandeknya eksekusi
terhadap Silfester yang menurutnya sudah diputus bersalah sejak lama oleh
Mahkamah Agung.
Ia menyindir keras adanya dugaan tebang pilih dalam penegakan hukum di
Indonesia.
IBHRS tangkap silvester 🔥 pic.twitter.com/bFI8hh3TzL
— ¥@N'$ (@yaniarsim) September 12, 2025
"Saudara ternaknya Jokowi, saudara udah enam tahun lalu divonis 1,5 tahun
penjara dan sudah menjadi putusan Mahkamah Agung. Sudah inkrah tapi sampai
sekarang gak ditangkap. Ada apa gak ditangkap?" ujar Habib Rizieq ketika
mengomentari kasus Silfester Matutina dalam tausiyah IBHRS di acara Maulid
Al Bahjah Kelapa Dua Jakarta Barat dilansir dari unggahan Youtube @aksakaTV
pada 2 September 2025.
Dia kemudian membandingkan perlakuan hukum yang diterima Silfester Matutina
dengan pengalamannya sendiri saat mengajukan Peninjauan Kembali (PK).
"Alasan mereka dari kejaksaan dan lainnya, katanya ini masih mengajukan
daripada PK. Hei saya mengajukan PK aja tetap ditangkap, tetap ditahan
sampai PK turun," ujar Habib Rizieq yang mengungkit kembali kasusnya 2021
lalu.
Menurutnya, alasan PK yang sedang berjalan tidak bisa menjadi pembenaran
untuk menunda penahanan seorang terpidana.
"Gak ada alasan, giliran habib, giliran kyai lagi PK tetap ditangkap,"
ujarnya.
Silfester Matutina. [Antara]
Tak berhenti di situ, argumen perlakuan tidak adil semakin tajam ketika HRS
menyinggung alasan kesehatan yang disebut-sebut menjadi salah satu penyebab
Silfester belum ditahan.
Dengan nada tinggi, ia menceritakan kembali pengalaman pahitnya saat
ditangkap dalam kondisi sakit parah akibat terpapar Covid-19.
"Ada lagi alasan, dia nggak ditangkap karena lagi sakit. Hei waktu saya
ditangkap, saya sedang kena Covid, saya sedang sesak napas, saya sedang
sulit untuk bernapas. Bahkan begitu saya seminggu ditahan di Polda Metro
Jaya, di malam hari saya kehabisan napas karena penyakit Covid," cerita
Habib Rizieq.
Ia bahkan mengklaim adanya upaya pembiaran yang membahayakan nyawanya saat
berada di dalam tahanan, sebuah pengalaman yang menurutnya sangat kontras
dengan perlakuan yang diterima Silfester Matutina sekarang.
"Saya sudah teriak minta oksigen, 3 jam tidak dibawakan. Gak bisa napas,
akhirnya saya minta bantuan tahanan untuk telepon pengacara saya, kirim
oksigen. Akhirnya pengacara datang kirim oksigen, baru saya bisa bernapas,"
ujarnya.
Habib Rizieq menduga kala itu dirinya sengaja dibuat kehabisan napas agar
meninggal dunia, karena banyak yang menginginkan hal tersebut terjadi.
"3 jam sulit bernapas itu bukan hal kecil saudara. Sengaja mereka tidak
berikan oksigen, karena mereka ingin saya mati. Kalau saya mati kehabisan
napas, mereka alasan kena Covid," lanjutnya.
Karena itu, amarah Habib Rizieq kembali memuncak dan menyerukan
ketidakadilan aparat penegak hukum dalam tausiyahnya.
"Kurang ajar, setan. Sekarang giliran Silfester lagi sakit blabla, gue sakit
juga ditangkap. Kalau begitu adil tidak?" teriak Habib Rizieq.
Puncak kemarahan Habib Rizieq memuncak saat ia secara terbuka menyerukan
kepada jamaahnya untuk mengambil alih tugas penegakan hukum jika kejaksaan
tidak segera bertindak.
Seruan ini disambut gemuruh takbir oleh para jamaah yang hadir.
"Kalau kejaksaan gak mau tangkap juga, saya mau ajak umat nih. Besok kita
cari, kita tangkap ramai-ramai, kita jeblosin ke kejaksaan. Seret di jalan,
setuju tidak? Siap cari Silfester? Siap tangkap Silfester? Siap seret bawa
ke Kejaksaan? Takbir," teriak Habib Rizieq.
Sumber:
suara
Foto: Habib Rizieq Shihab menyampaikan sambutan saat mengikuti reuni 212 di
Silang Monas, Jakarta, Senin (2/12/2024). (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha).
Habib Rizieq Serukan Umat Tangkap dan Seret Silfester Matutina ke Kejaksaan!
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:


Tidak ada komentar