Viral Pemilik Bengkel Perlihatkan Pertamax Kotor dengan Endapan Diduga Lumpur, 14 Mobil Sudah Jadi Korban
Dunia otomotif Indonesia kembali dihebohkan dengan viralnya kasus Pertamax
yang diduga terkontaminasi. Kali ini, seorang pemilik bengkel bernama Eko
Santoso membagikan temuannya yang mengkhawatirkan melalui akun TikTok
@emcsang310.
Penemuan ini menjadi sorotan publik setelah 14 mobil dilaporkan mengalami
masalah serupa, menambah daftar panjang kasus kontaminasi bahan bakar yang
meresahkan masyarakat.
Kasus ini bermula ketika salah satu pelanggan mendatangi bengkel Eko Santoso
dengan keluhan mobil mereka kesulitan menanjak dan performa mesin menurun
drastis.
Setelah melakukan pemeriksaan menyeluruh, Eko menemukan penyebab utamanya
dengan dugaan Pertamax yang terkontaminasi dengan endapan mirip lumpur.
Dalam video yang diunggahnya, terlihat jelas kondisi bahan bakar hasil
kurasan tangki yang mengandung endapan kehitaman di bagian bawah.
@emcsang310 Membalas @adamlawyer658 semoga @Pertamina pertamina membantu kami dilapangan mengatasi pertamax yg kotor @Eko Motor Care #bengkelmobil ♬ suara asli - Wahyu Hidayat
"Pertamax hasil kurasan nih. Tuh bawahnya kayak ada lumpur. Kita
goyang-goyang. Tu lumpur tu." ujar pemilik akun bernama Eko Santoso.
Salah satu pelanggan yang menjadi korban mengaku membeli Pertamax di SPBU
kawasan Lenteng Agung. Temuan ini semakin memperkuat dugaan adanya masalah
serius dalam penanganan dan penyimpanan bahan bakar di beberapa SPBU. Filter
bensin yang kotor dan dipenuhi endapan menjadi bukti nyata dampak dari
kontaminasi tersebut.
Klaim Pertamina Pertamax Bukan Penyebab Kerusakan
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso,
menegaskan bahwa Pertamax telah melalui pengujian ketat oleh dua lembaga
terpercaya: Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) ITB dan Lembaga
Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) Kementerian ESDM.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa Pertamax memenuhi seluruh standar kualitas
yang ditetapkan dan tidak terbukti sebagai penyebab kerusakan kendaraan.
Pengujian yang dilakukan Lemigas di beberapa SPBU di Cibinong memberikan
hasil yang meyakinkan. Sampel endapan dari kendaraan yang mengalami masalah
juga telah diperiksa secara menyeluruh oleh LAPI ITB, dan hasilnya
membuktikan bahwa kerusakan tersebut tidak berkaitan dengan penggunaan
Pertamax.
"Sampel endapan dari kendaraan yang bermasalah sudah dicek oleh Lembaga
Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) ITB dan dinyatakan bahwa penyebab
rusaknya kendaraan bukan dari BBM Pertamax," kata Fadjar dikutip Antara,
Minggu (1/12/2024).
"Pertamina menekankan komitmennya untuk terus menyediakan produk berkualitas
tinggi bagi masyarakat Indonesia. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir akan
kualitas Pertamax. Pertamina menjamin dan terus berkomitmen untuk
menyediakan produk-produk berkualitas bagi masyarakat," kata Fadjar.
Sumber:
suara
Foto: Pemilik Bengkel Perlihatkan Pertamax Kotor dengan Endapan Diduga
Lumpur/Net
Viral Pemilik Bengkel Perlihatkan Pertamax Kotor dengan Endapan Diduga Lumpur, 14 Mobil Sudah Jadi Korban
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar