Viral Lulusan Sarjana Perikanan Jadi Dokter Kecantikan Abal-abal, Panik saat Diciduk Polisi
Tindakan seorang dokter kecantikan abal-abal yang viral di media sosial
menjadi sorotan publik. Video yang menunjukkan proses perawatan wajah yang
dilakukan oleh perempuan bernama Ria asal dari Malang, membuat banyak
netizen merasa ngeri.
Dalam video tersebut, terlihat Ria melakukan prosedur medis yang tidak
sesuai standar keamanan. Ia menggosok kulit wajah pasien hingga mengeluarkan
banyak darah tanpa mengenakan pakaian operasi maupun masker.
Ria hanya memakai mini dress berwarna pink dengan rambut tergerai. Alat-alat
yang digunakan juga jauh dari steril, ia menggunakan tisu kemasan untuk
mengelap darah yang keluar dari kulit pasien, sebuah tindakan yang berisiko
tinggi menyebabkan infeksi.
Video ini pertama kali diunggah oleh dua dokter selebriti, dr. Oky Pratama
dan dr. Eklendro Senduk, melalui akun Instagram mereka pada Rabu 4 Desember
2024. Dalam keterangan video, dr. Oky mengungkap bahwa Ria bukanlah seorang
dokter, melainkan lulusan sarjana perikanan.
"Agak lain, sarjana perikanan melakukan tindakan medis dokter? Para customer
bijak juga ya. Nanti kalau efek samping, baru cari dokter deh," tulis dr.
Oky di akun @dr.okypratamaa.
Tindakan ini memicu kecaman dari berbagai pihak, termasuk kedua dokter
tersebut yang mendesak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih klinik
kecantikan.
Tak berselang lama, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda
Metro Jaya bergerak cepat menangkap Ria di kediamannya. Dalam penggerebekan
tersebut, Ria tampak panik ketika polisi menyita peralatan yang biasa
digunakan di salonnya, Ria Beauty.
Langkah cepat pihak kepolisian ini mendapat apresiasi dari dr. Oky dan dr.
Eklendro. "Langsung diciduk, menyala Pak/Bu polisi. Yang main
dokter-dokteran diciduk gercep. Kami apresiasi," tulis @dr_ekles.
Sumber:
viva
Foto: Ria, dokter kecantikan abal-abal Sumber : Istimewa
Viral Lulusan Sarjana Perikanan Jadi Dokter Kecantikan Abal-abal, Panik saat Diciduk Polisi
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar