Breaking News

Memalukan, HIPMI Harus Belajar ke Muhammadiyah dalam Bermusyawarah


Kericuhan Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ke-XVII di Kota Solo setelah dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus menuai kritik beragam dari berbagai kalangan masyarakat. Video kekisruhan pun viral do media sosial.

Imam di Islamic Center of New York, Imam Shamsi Ali pun turut mengomentari Munas HIPMI XVII tersebut.

Ia menyarankan, HIPMI untuk belajar dari Muhammadiyah yang baru saja menyelenggarakan Muktamar ke-48 di kota Solo dengan teduh, tertib dan khidmat hingga mengantarkan Prof Haedar Nashir sebagai Ketua Umum Muhammadiyah periode 2022-2027.

“Mereka (HIPMI) ini harus belajar dari Muhammadiyah bermusyawarah,” kata Imam Syamsuddin Ali, Selasa (22/11).

Imam Syamsi Ali menilai, kekisruhan Munas HIPMI XVII menunjukkan ketidakdewasaan para pengusaha muda itu. Terlebih, diselenggarakan di Solo dan dibuka langsung oleh Presiden Jokowi setelah membuka Muktamar Muhammadiyah.  

“Mereka (HIPMI) tidak dewasa dan memalukan. Apalagi acara di Solo ini juga dibuka oleh Presiden sehari Setelah membuka Muktamar Muhammadiyah di kota yang sama,” pungkasnya.

Sumber: rmol
Foto: Kericuhan di Munas HIPMI ke-XVII/Repro
Memalukan, HIPMI Harus Belajar ke Muhammadiyah dalam Bermusyawarah Memalukan, HIPMI Harus Belajar ke Muhammadiyah dalam Bermusyawarah Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar