Lewat BOTI, Anies Wujudkan Jakarta Rumah bagi Semua Agama
Selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berkomitmen menjadikan Ibukota rumah bagi semua agama dengan memfasilitasi seluruh aspek kegiatan keagamaan.
Anies pun terus menyalurkan bantuan sosial secara berkeadilan melalui dana hibah Bantuan Operasional Tempat Ibadah (BOTI) yang dimulai pada 2019. Program tersebut bertujuan meningkatkan manfaat tempat ibadah berbagai agama.
“Indonesia merupakan negara yang beragam, mulai dari suku, bahasa, hingga budayanya, ini adalah fakta. Keberagaman adalah ciptaan Tuhan, namun persatuan adalah hasil usaha kita sesama manusia," kata Anies seperti dikutip Kantor Berita RMOLJakarta melalui siaran PPID, Senin (10/10).
Besaran dana hibah BOTI untuk tempat ibadah besar seperti masjid, gereja, pura, dan vihara sejumlah Rp 2 juta per bulan. Sementara, untuk tempat ibadah sedang seperti mushola sebesar Rp 1 juta per bulan.
Selain itu, ada dana insentif untuk pengurus/penjaga tempat-tempat ibadah, seperti marbot, imam masjid/musala, pengurus gereja, vihara, dan pura sebesar Rp 500 ribu per bulan. Dana hibah BOTI dan insentif ini diberikan selama 12 bulan.
Sejak tahun 2019 hingga 2022, pemerintah telah menyalurkan sebesar 439 miliar rupiah untuk Bantuan Operasional Tempat Ibadah di Jakarta dengan penerima sebesar 80% dari total tempat ibadah semua agama di Jakarta.
Dalam 4 tahun terakhir, sebanyak 5.200 masjid dan musala, 1.379 gereja, 29 vihara, dan 15 pura, kuil, dan mandil telah menerima BOTI yang digunakan untuk membiayai kegiatan oprasionalnya.
Selain itu, sejak tahun 2017 lebih dari 37 ribu penggiat agama (marbot, guru ngaji, koster, guru sekolah minggu, bikhu, dan pandita) telah rutin menerima dana insentif sebesar 500 ribu rupiah setiap bulannya. Kemudian terdapat izin rumah ibadah baru kepada 19 masjid, 33 gereja, dan 3 vihara/kuil.
Untuk menghadirkan toleransi dan keadilan sosial bagi seluruh warga dalam semua agama, dibangunlah rumah ibadah seperti untuk umat Hindu Tamil yang berada di Jalan Bedugul, Kalideres, Jakarta Barat.
"Kami di DKI memiliki prinsip sederhana, yakni republik ini berdiri untuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ungkap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.
"Jadi, mengambil keputusan apapun, kita punya tanggung jawab menghadirkan keadilan sosial dalam wujud penyamarataan kesempatan, salah satunya adalah pembangunan rumah ibadah serta perayaaan hari besar keagamaan di Jakarta,” demikian Anies.
Sumber: rmol
Foto: Gubernur DKI Jakarta bersama pemuka agama Hindu di Jakarta/Net
Lewat BOTI, Anies Wujudkan Jakarta Rumah bagi Semua Agama
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar