Hasto Dulu Emosi Gegara Kenaikan BBM di Era SBY, Banjir Sindiran: Koq Sekarang Diem Pak?
Kenaikan harga BBM yang baru diresmikan pada Sabtu (3/9/2022) memicu beragam
reaksi, walau yang dominan tentu saja kecaman untuk pemerintah.
Bukan hanya pemerintah, PDI Perjuangan juga banyak diserang sembari
mengungkit jejak digital mereka semasa menjadi oposisi pemerintahan era
Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.
Salah satunya rekaman ketika Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto,
pernah menyampaikan kritikannya mengenai rencana kenaikan harga BBM
bersubsidi. Bahkan ia terlihat sangat emosional dan berapi-api menyampaikan
kritikannya kepada pihak pemerintah.
Dalam video tersebut, Hasto menilai kenaikan BBM bukan satu-satunya cara
untuk menyelamatkan APBN. Pasalnya alih-alih menyelamatkan APBN, Hasto
menilai pemerintahan SBY hanya berniat untuk mencabut subsidi bagi rakyat.
"Dapat kita tangkap bahwa tujuan utama adalah mencabut subsidi untuk rakyat,
itu tujuan utama pencabutan BBM," ungkap Hasto, seperti dikutip Suara.com,
Senin (5/9/2022) dari video lawaas yang kini viral lagi.
Hasto kemudian mengaitkan masalah APBN ini dengan korupsi di lingkup
pemerintahan. "Dari Rp1.200 triliun APBN, 20 persennya dikorupsi," tutur
Hasto.
"Kalau Presiden SBY ini berani memberantas korupsi dalam kalangan
internalnya, penghematannya Rp200 triliun, dari penghematan APBN," sambung
Hasto.
Bukan cuma masalah pemberantasan korupsi, Hasto juga menyinggung perihal
banyaknya kebocoran pajak. Menurutnya bila problem ini bisa diselesaikan,
maka pemerintah tidak perlu menaikkan harga BBM untuk menyelamatkan APBN.
"Kita bicara kepentingan rakyat, namanya pemerintah melindungi rakyat.
Rakyat kan jelas sekarang, kalau mereka ditanya apakah setuju kalau
pemerintah menaikkan (harga) BBM, pasti mereka akan menjawab tidak. Maka
pemerintah harus kreatif mencari cara untuk menghemat subsidi," pungkas
Hasto.
Apa yang disampaikan Hasto sebenarnya sejalan dengan sikap PDIP secara umum
ketika berada di luar lingkup pemerintahan. Namun video ini sangat disorot
karena sikap Hasto yang terlihat begitu berapi-api saat memperjuangkan agar
harga BBM tidak jadi dinaikkan.
Bahkan Hasto terlihat tidak mau berhenti menyampaikan argumentasinya ketika
moderator debat sudah berusaha untuk menyela.
Sikapnya inilah yang belakangan menjadi bulan-bulanan publik. Pasalnya saat
ini PDIP bersikap melempem meskipun pemerintah menaikkan harga BBM.
"Keren ini mas sekjenpdiperjuangan," sindir akun Instagram @undercover.id
yang memviralkan kembali potongan video tersebut.
"Apapun makanannya, minumnya ludah sendiri," komentar warganet.
"Nelen ludah sendiri," kecam warganet lain dengan narasi ledekan serupa.
"Koq sekarang diem pak? Inget rakyat pak... rakyat," kata warganet.
"Kemana bapak ini sekarang," ujar warganet.
"Jejak digital kerazzz ygy," seloroh warganet lain.
"Bapak nya suruh nonton dong, siapa tau keingat kembali masa-masa indah
dulu," timpal yang lainnya.
Sumber:
suara
Foto: Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto/Net
Hasto Dulu Emosi Gegara Kenaikan BBM di Era SBY, Banjir Sindiran: Koq Sekarang Diem Pak?
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar