Breaking News

Amien Rais Tuding Jokowi dan LBP Mabuk Kekuasaan, Tanggapan Jubir Luhut Panjaitan Malah Begini


Tokoh reformasi Amien Rais menuding Jokowi dan Luhut Binsar Panjaitan (LBP) mabuk kekuasaan atau power drunken. Jubir Luhut Panjaitan, Jodi Mahardi malah menanggapi begini.

Ketua Majelis Syuro Partai Ummat ini juga menyarankan Presiden Jokowi dan Menko Marves Luhut B Pandjaitan pergi ke psikolog untuk mengecek apakah betul mengidap sindrom narsistik megalomania.

Menanggapi tudinga Amien Rais ini, Jubir Luhut, Jodi Mahardi, heran dengan perkataan Amien Rais.

“Yang harus ke psikolog itu para politikus yang nggak bisa menyampaikan pendapat secara beradab,” ujar Jodi saat dimintai konfirmasi, Sabtu (4/3/2022).

Jodi menjelaskan seharusnya Amien Rais mendidik generasi muda menjadi manusia beradab, bukan justru sebaliknya.

“Bukannya mendidik generasi muda jadi manusia beradab, malah sebaliknya,” tukas Jodi.

“Yang paranoid itu yang nggak bisa nerima bahwa demokrasi bukan cuma maunya dia,” kata Jubir Luhut Panjaitan ini lagi.

Sebelumnya, Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mabuk akan kekuasaan.

Menurut dia, Jokowi tidak merasa puas dengan kekuasaan 10 tahun. Hal itu disampaikan Amien Rais melalui video yang berjudul “DUET JOKOWI LUHUT TIDAK KITA PERLUKAN LAGI” dan diunggah melalui kanal Amien Rais Official di YouTube, Sabtu (2/4).

“Saya, bahkan berani mengatakan di sini, Pak Jokowi dengan pahlawan ini sudah istilahnya itu power drunken, sudah mabuk kekuasaan, sepuluh tahun belum cukup, masih ingin lagi, ingin lagi,” kata Amien Rais.

Dia meyakini akan ada banyak kritik atas pernyataannya itu, tetapi dia tidak mempedulikan karena apa yang dia ungkap bagian dari sikap demokratis.

Tokoh reformasi itu mengaku khawatir jika tidak ada yang menghalangi wacana Jokowi Presiden tiga periode.

“Ke depan saya tahu orang banyak marah pada saya. Itu Pak Tua ngapain, ya? Saya sedang menyampaikan kekhawatiran saya sebagai anak bangsa yang mungkin yang tidak suka sama saya, saya dianggap noise, tetapi itu tidak apa-apa, itu risiko,” ucap dia.

Amien juga menyebutkan masyarakat yang punya pendapat di negeri demokratis tidak dihujat.

Amien mengatakan rezim Jokowi-Luhut harus berakhir pada 2024. Dia menuding Jokowi-Luhut melakukan segala cara untuk mengegolkan tujuan politiknya.

“Daripada saya bicara dalam rangka membayangkan oknum tertentu, lebih baik saya landing saja realitas politik kita sekarang ini duet Jokowi-Luhut yang saat ini menjadi simbol dan substansi rezim yang berkuasa saat ini bahwa sesungguhnya harus berakhir pada Oktober 2024,” kata Amien.

Sebelumnya, Amien Rais juga menyebut Jokowi dan Luhut Panjaitan mengidap sindrom narsisistik megalomania, sindrom yang membawa diri seseorang merasa paling sempurna.

“Jadi saudara sekalian, memang seorang pemimpin, seorang presiden, itu ada kemungkinan mendapatkan sindrom narsisistik megalomania,” katanya.

“Narsisistik itu adalah seseorang yang merasa akulah yang paling sempurna, akulah yang paling benar, akulah yang paling tahu segala macam persoalan, orang lain lebih bodoh, orang lain tidak bermutu, dan lain-lain,” ucapnya.

Amien Rais lantas menyarankan Jokowi-Luhut untuk pergi ke psikolog. Untuk memastikan apakah Jokowi-Luhut mengidap apa yang dia sebut itu.

“Megalomania itu membayangkan yang besar-besar, saya lihat ini, maaf ya Saudara Jokowi dan Luhut, Anda berdua ini harus mengaca diri, tanya kepada psikolog-psikolog yang objektif apakah kalian berdua itu sedang menderita narsisistik megalomania tadi. Kalau iya, tentu memohon ampunlah kepada Allah, kepada Tuhan, karena ini bisa bawa bahaya luar biasa,” ujarnya.

“Jadi bayangkan kalau orang sudah kena halusinasi kemudian diekspresikan, dihijaulantahkan sindrom narsistik tadi dalam alam riil, maka saya kira sebagian besar bangsa akan mengelus dada, bangsa kita ini bisa melahirkan pemimpin-pemimpin keluar yang saya kira DNA-nya itu keluar dari DNA bangsa kita. Jadi menurut saya aneh-aneh itu ya,” sambung Amien.

Sumber: pojoksatu
Foto: Jodi Mahardi/Net
Amien Rais Tuding Jokowi dan LBP Mabuk Kekuasaan, Tanggapan Jubir Luhut Panjaitan Malah Begini Amien Rais Tuding Jokowi dan LBP Mabuk Kekuasaan, Tanggapan Jubir Luhut Panjaitan Malah Begini Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar