Tak Utuh Unggah Pernyataan Menag Yaqut, Gun Romli Kecam Roy Suryo: Memancing Isu SARA Bisa Seperti Buni Yani
Aktivis Nahdlatul Ulama (NU) Mohamad Guntur Romli atau Gun Romli menilai Roy
Suryo bisa dijerat dengan UU ITE karena mengunggah potongan video Menteri
Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas secara tidak utuh.
Hal ini disampaikan Gun Romli menanggapi unggahan Roy Suryo berisi potongan
video Menag Yaqut berdurasi 34 detik yang menjelaskan singkat soal suara
volume suara toa masjid dan musala perlu diatur maksimal 100 dB atau
desibel.
Pada cuitannya (@KRMTRoySuryo), Roy Suryo menulis, "Ini BUKTI Otentik
Rekaman Audio-Video-nya, 100% ASLI Tanpa Rekayasa/Editing."
"Ini bisa kena kasus sprt Buni Yani Pasal 28 ayat (2) & Pasal 32 ayat
(1) UU ITE memotong seenaknya pernyataan orang, di bagian2 tertentu unt
memancing isu SARA," tegas Gun Romli melalui Twitter @GunRomli dikutip
Kamis, 24 Februari.
Gun Romli lantas menyajikan video dengan durasi lebih panjang dari apa yang
diunggah mantan politisi Demokrat tersebut. Dalam video tersebut Menag Yaqut
menjelaskan soal aturan volume suara.
"Saya punya pernyataan Gus Yaqut 2 menit 58 detik, dia kasi contoh tidak
hanya soal gonggongan anjing tp juga suara2 mesin truk, toa di rumah2 ibadah
agama lain, dipotong oleh Roy Suryo cuma 30 detik, agar hilang pesan
utamanya. Bikin caption tendensius," ujar Gun Romli disertai video dari
Menaq Yaqut.
Poin yang disampaikan Menag Yaqut, kata Gun Romli soal suara mengganggu yang
tidak diatur. Penjelasan penting ini kemudian diplintir sedemikian rupa
untuk meyamakan azan dengan gonggongan anjing.
"Bbrpa media menggunakan judul clickbait, Gus Yaqut klau merasa dirugikan
bisa mengadu ke Dewan Pers, tp kalau hanya dgn judul2 clickbait, potongan
video 30 detik & narasi tendensius Roy Suryo mau lapor, dia harus siap2
kena Pasal 28 ayat (2) & Pasal 32 ayat (1) UU ITE,"
"Apakah adzan bisa disebut "suara TOA yg mengganggu dr masjid & musolla"
oleh Gus Yaqut? Tentu saja tidak, krn di SE itu, adzan & bacaan Quran,
tarhim, shalawat 10 menit sebelumnya & termasuk adzan termasuk yg
diperbolehkan. Kok fitnah Gus Yaqut samakan adzan dgn gonggongan anjing,"
tegas Gun Romli.
Saya punya pernyataan Gus Yaqut 2 menit 58 detik, dia kasi contoh tidak hanya soal gonggongan anjing tp juga suara2 mesin truk, toa di rumah2 ibadah agama lain, dipotong oleh Roy Suryo cuma 30 detik, agar hilang pesan utamanya. Bikin caption tendensiushttps://t.co/hA6xwcYNWd
— Mohamad Guntur Romli (@GunRomli) February 24, 2022
Di Twitternya, Roy Suryo menjelaskan kalau awalnya dia menyangka judul
pemberitaan soal Menag Yaqyt hanya clikbait semata. Namun karena banyaknya
pemberitaan soal Menag Yagut, Roy jadi berpikiran lain. Dia mencuit begini.
"Tadinya sempat saya kira ini hanya "clickbait" media (utk mendapat
perhatian saja).Namun ketika media sekelas Detik, Tribun, Liputan 6-pun
menuliskan hal yg sama, Apakah layak suara Muadzin -yg mengumandangkan
Adzan, panggilan Sholat- dibandingkan dgn Gonggongan Anjing ?
AMBYAR."
Dalam video yang diunggah Gun Romli Menag Yaqut menjelaskan poin penting
pengaturan volume suara.
"Karena kita tahu, misalnya ya di daerah yang mayoritas muslim. Hampir
setiap 100-200 meter itu ada musala-masjid. Bayangkan kalau kemudian dalam
waktu bersamaan mereka menyalakan Toa bersamaan di atas. Itu bukan lagi
syiar, tapi gangguan buat sekitarnya," kata menag Yaqut.
"Kita bayangkan lagi, saya muslim, saya hidup di lingkungan nonmuslim.
Kemudian rumah ibadah saudara-saudara kita nonmuslim menghidupkan Toa sehari
lima kali dengan kenceng-kenceng, itu rasanya bagaimana," kata Yaqut lagi.
Ia kemudian mencontohkan suara-suara lain yang dapat menimbulkan gangguan.
Salah satunya suara gonggongan anjing.
"Yang paling sederhana lagi, kalau kita hidup dalam satu kompleks, misalnya.
Kiri, kanan, depan belakang pelihara anjing semua. Misalnya menggonggong
dalam waktu bersamaan, kita ini terganggu nggak? Artinya apa? Suara-suara
ini, apa pun suara itu, harus kita atur supaya tidak jadi gangguan. Speaker
di musala-masjid silakan dipakai, tetapi tolong diatur agar tidak ada
terganggu," kata Menag Yaqut.
Sumber:
voi
Foto: Gun Romli (Tangkap Layar Youtube Cokro TV)
Tak Utuh Unggah Pernyataan Menag Yaqut, Gun Romli Kecam Roy Suryo: Memancing Isu SARA Bisa Seperti Buni Yani
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating: