Kata Hensat, Elektabilitas Ganjar Mungkin Melorot Gara-gara Wadas, Tapi Kasus Kendeng yang Besar Saja Masyarakat Lupa
Gejolak yang terjadi di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo diprediksi akan mempengaruhi elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024 mendayang.
Pendiri survei Kedaikopi, Hendri Satrio yakin elektabilitas Ganjar Pranowo saat ini bisa melorot gara-gara kisruh penambangan batu andesit di Wadas, yang sedianya akan digunakan untuk material Bendungan Bener.
“Ya sekarang elektabilitasnya mungkin melorot ya,” tegasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Jumat (11/2).
Namun demikian, Hendri Satrio mengingatkan bahwa masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan mudah melupakan sesuatu. Sehingga, bisa jadi masyarakat lupa dengan kasus ini di kemudian hari, sehingga elektabilitas Ganjar bisa naik lagi jelang Pilpres 2024.
Khusus Ganjar Pranowo, Hendri Satrio mengungkit kasus penambangan dan aktivitas pabri semen di Kendeng, Rembang yang meledak jelang Pilkada Jateng 2018 lalu. Tapi pada akhirnya, masyarakat tetap memilih Ganjar Pranowo sebagai gubernur Jateng.
“Orang Indonesia mudah memaafkan dan mudah lupa. Kasus Kendeng yang gede gitu saja dia (Ganjar) bisa terpilih dua periode. Jadi elektabilitas sekarang memang melorot tapi untuk 2024 nanti dulu,” tutup pria yang akrab disapa Hensat itu.
Sumber: rmol
Foto: Pendiri survei Kedaikopi, Hendri Satrio/Net
Kata Hensat, Elektabilitas Ganjar Mungkin Melorot Gara-gara Wadas, Tapi Kasus Kendeng yang Besar Saja Masyarakat Lupa
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Tidak ada komentar