Sidaknya Ditertawakan, Akademisi: Giring Memang Selalu Apes
Akademisi Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Mursidi ikut angkat bicara
mengenai kontroversi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring
Ganesha saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di lokasi sirkuit Formula
E, kawasan Ancol, Jakarta Utara.
Kepada KBA News di Jakarta, Kamis, 6 Januari 2022, Mursidi mempertanyakan
kapasitas Giring melakukan inspeksi mendadak di lokasi proyek pembangunan
sirkuit balap mobil listrik tersebut. “Memang dia siapa?. Pejabat bukan,
soksoan Sidak ke lokasi sirkuit Formula E,” tanya Mursidi.
Terlepas dari itu, dia juga menyoroti pernyataan Giring yang mengaku kaget
karena dalam Sidaknya pada Rabu, 5 Januari 2022 pagi kemarin tidak menemukan
aktivitas pengerjaan proyek sirkuit. Padahal, kata Giring, waktu yang
tersisa hanya tinggal lima bulan sebelum pelaksaan Formuka E.
“Itulah dia dengan segala sensasinya. Saya melihat Sidak Giring ini
dimaksudkan untuk menciptakan keraguan publik terhadap penyelenggaraan
Formula E sehingga keluar pernyataan itu. Tapi, Giring memang selalu apes
karena gak punya data, tidak tau kalau sirkuit itu mulai dikerjaan
Februari,” tutur Mursidi.
Giring Minim Informasi
Giring Ganesha lagi-lagi dibuat tak berkutik dan malu oleh warga jagat media
sosial karena minim informasi terkait penyelenggaraan balap mobil listrik
Formula E Jakarta.
Semua ini bermula dari postingan video Giring di akun Twitter miliknya
@Giring_Ganesha yang mengaku telah melakukan pengecekan di kawasan Ancol,
lokasi yang akan dijadikan sirkuit Formula E Jakarta pada 4 Juni 2022.
Dalam unggahannya, Giring mengungkapkan keprihatinannya lantaran belum ada
aktivitas pengerjaan proyek sirkuit Formula E. Pasalnya, waktu yang tersisa
hanya tinggal lima bulan sebelum pelaksaan balapan mobil listrik tersebut.
“Tadi pagi sidak ke Lokasi Formula E. Ya, beginilah kiranya proyek uang
rakyat 2,3 T itu. Pembangunan jalur balapan terlihat dihiasi lumpur yang
“mengisap”. Tak ada pekerja, yang ada hanya kambing yang berbaris. Miris.
Kejar tayang tinggal 5 bulan lagi dengan kondisi begini?” tulis Giring
diktup KBA News, Rabu, 5 Januari 2022.
Tadi pagi sidak ke Lokasi Formula E. Ya, beginilah kiranya proyek uang rakyat 2,3 T itu. Pembangunan jalur balapan terlihat dihiasi lumpur yang "mengisap". Tak ada pekerja, yang ada hanya kambing yang berbaris. Miris. Kejar tayang tinggal 5 bulan lagi dengan kondisi begini? pic.twitter.com/ERn03prTKB
— Giring Ganesha (@Giring_Ganesha) January 5, 2022
Sontak saja unggahan video itu ditertawakan warganet. Mereka juga memenuhi
kolom komentar dengan membagikan sejumlah link pemberitaan media nasional
terkait pengerjaan sirkuit Formula E yang baru akan dimulai pada Februari
2022.
“Emangnya sekarang bulan apa ya?” tanya pemilik akun @PineksoRoyi1.
“Literasi ketum parte nol koma serendah persentase pemilih. Ketawain aja
BADUT kek dia, yg 1 band aja dah ogah kenal, malu2in. Kebodohan apalagi yg
bakal ditunjukin si gareng,” timpal akun @kulit_kwaci
Bahkan, ada saja warganet yang kembali mengungkit status Giring yang di-drop
out (DO) dua kali dari Universitas Paramadina. “Orang pernah di DO aja dia
lupa. Apalagi kalenderðŸ¤,” singgung akun @mulyadialmair.
“Gw kasih tau ya sama @Giring_Ganesha, Aplikasi pinter itu ada kok di hp. Hp
gw yg murah aja bisa download itu aplikasi. Plis deh tinggal klik doang,
brenti mempermalukan diri sendiri yaa. Kmren ketauan DO 2x. Abis ini ketauan
apa lagi Lo….ati2 Ama mulut ya,” tulis akun @AriniSoemardi.
Proyek Pembagunan Sirkuit Formula E Dimulai Februari 2022
Gelaran Formula E di Jakarta tinggal hitungan bulan. Jika tak ada perubahan,
balap mobil listrik itu akan dilangsungkan pada 4 Juni 2022. Jadwal tersebut
mengacu kalender sementara season 8 tahun 2021-2022, dari 16 seri balapan.
Semakin mendekati waktu pelaksanaan, setiap perkembangan persiapan Formula E
kian dinanti. Apalagi setelah diumumkannya kawasan wisata Ancol menjadi
lokasi pelaksanaan.
|
|
|
Spesifikasi sirkuit Formula E Jakarta. (Foto: FEO)
|
PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku promotor gelaran balapan tersebut
juga mengumumkan titik yang akan dipakai sebagai lintasan. Antara lain,
sepanjang pantai Karnaval Ancol, mengelilingi Mal Ancol Beach City (ABC),
kemudian melintas di area lahan kosong yang berada di di sisi selatan
Restoran Jimbaran, Ancol.
Panjang lintasan area tersebut diperkirakan 2,4 kilometer untuk satu
putaran. Detailnya, memiliki lebar lintasan 12 meter, 18 tikungan dan 600
meter lintasan lurus. Track ini mirip Kuda Lumping.
Meski sudah tergambar calon sirkuit Formula E, tetapi belum ada pengerjaan
apapun. Belum ada alat berat. Bahkan banyak rumput liar dan gundukan tanah
bercampur sampah belum dibersihkan dari lahan kosong itu.
Dikutip dari Kompas.com, pihak Jakpro menjelaskan, saat ini masih dalam
tahap tender kontraktor untuk proyek sirkuit Formula E yang sudah dibuka
sejak Senin, 3 Januari 2022 kemarin.
Adapun masa kerjanya lebih kurang 3 bulan, dimulai pada bulan Februari 2022.
Setelahnya, tim dari Formula E Operation (FEO) sebagai penyelenggara resmi
akan datang untuk melakukan homologasi atau persetujuan. (kbanews)
Foto: Ketua Umum PSI Giring Ganesha saat Sidak lokasi bakal sirkuit Formula
E di kawasan Ancol. (Foto: DPP PSI)
Sidaknya Ditertawakan, Akademisi: Giring Memang Selalu Apes
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating: