Ngeri, Amukan Petarung MMA saat Islam Dihina
Petarung MMA asal Rusia, Shamil Musaev tiba-tiba mengamuk di atas oktagon
usai meraih kemenangan atas lawannya, Uros Jurisic.
Shamil Musaev menang hitungan poin atas Uros Jurisic dalam duel kelas Walter
di KSW (Konfrontacja Sztuk Walki). Ajang KSW merupakan pertarungan MMA
terbesar di Polandia.
Sempat terjadi kericuhan usai pertarungan. Tim pelatih Jurisic tak menerima
keputusan, malah mereka melakukan protes dan mendesak wasit untuk mengubah
hasilnya.
Sementara Jurisic yang kalah menghampiri Shamil yang sedang bersyukur dan
merayakan kemenangannya.
Namun, sebuah peristiwa mengerikan terjadi. Tiba-tiba, Shamil mengamuk,
mengunci Jurisic kemudian membantingnya ke oktagon. Tragis, badan Jurisic
menghujam oktagon secara kencang.
Amukan Shamil terus berlanjut. Dia kemudian melakukan kuncian kepada
Jurisic, Suasana di oktagon makin tak kondusif. Tim pelatih, Shamil dan
Jurisic hingga wasit pun mencoba menghentikan amukan Shamil.
Lantas, apa yang membuat Shamil ngamuk seperti itu? Usut punya usut,
penyebab amukan Shamil lantaran komentar rasial Jurisic.
Rekan Shamil, Abus Magomedov mengungkapkan bahwa Jurisic menghina agamanya,
islam dan didengar langsung oleh Shamil.
"Soal apa yang dilakukan Musaev pada Jurisic, saya sudah berbicara pada
Musaev dan orang di sekitarnya," kata Magomedov, dikutip Sport Express.
#KSW58 pic.twitter.com/kLZXh4QaMH
— El amigo de lo ajeno (@AjenoAmigo) January 30, 2021
"Dia mengatakan: 'Persetan dengan semua Muslim' kepada Musaev. Jurisic
mengatakan hal tersebut saat Musaev akhirnya membanting dan menghajarnya,"
sambungnya.
Peristiwa ini sempat menghebohkan panggung MMA dunia pada Januari 2021 lalu.
Shamil pun banyak mendapat dukungan, karena telah bersikap ksatria saat
agamanya dihina.
Shamil Musaev merupakan petarung berusia 27 tahun asal Rusia. Dia punya
rekor kemenangan di dunia MMA yang cukup mengerikan. Rekornya 14-0 alias
belum pernah kalah. [viva]
Foto: Shamil Musaev saat ngamuk ke Uros Jurisic/Sumber: Fight Site
Ngeri, Amukan Petarung MMA saat Islam Dihina
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Tidak ada komentar