Saat Ganjar Pranowo Absen di Munas Ulama PPP, Pengamat: Hindari Kegaduhan di Internal PDIP
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) alim ulama di Semarang pada 17-18 Oktober 2021 lalu dan dihadiri oleh empat gubernur di jawa.
Keempatnya adalah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan; Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo; dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Sayangnya dalam kesempatan tersebut, Ganjar Pranowo memilih absen dan mendelegasikan wakilnya, yakni Gus Yasin.
Pengamat Politik dari Universitas Paramadina sekaligus Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs (INDOSTRATEGIC) Ahmad Khoirul Umam menyampaikan, absennya Ganjar Pranowo dalam kesempatan tersebut tentu perlu dicermati lebih lanjut, apakah karena hal teknis karena adanya jadwal agenda lain atau tidak.
Akan tetapi di sisi lain, Umam menilai, ketidakhadiran Ganjar Prabowo juga bisa dimaknai sebagai langkah politiknya untuk menghindari kegaduhan politik lebih dalam di internal PDIP.
"Jika Ganjar hadir, elite PDIP akan melihatnya sebagai kegenitan politik Ganjar utk menebar jala dan mencari dukungan lintas partai di luar PDIP," katanya kepada Pikiran-Rakyat.com, Rabu, 20 Oktober 2021.
Lebih lanjut, Umam menjelaskan, melalui Munas tersebut, PPP sedang 'menebar jala' untuk mendapatkan nama-nama calon pemimpin yang potensial untuk diusung dalam Pilpres 2024 mendatang.
Karena itu, target sasarannya adalah para gubernur wilayah Jawa, seperti Anies Baswedan, Ridwan Kamil, hingga Khofifah, yang tidak terafiliasi dengan partai politik tertentu.
"Strategi semacam ini bisa dipahami karena PPP tidak memiliki tokoh atar figur pemimpin yang bisa dijual dalam kontestasi nasional," ucapnya.
Melansir Semarangku.Pikiran-Rakyat.com, Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa mengatakan beberapa alasan mengundang empat gubernur di acara Munas Alim Ulama di Semarang.
Bahwa mereka adalah gubernur di Jawa dengan jumlah penduduk yang terbanyak, sehingga masing-masing di antara keempat kepala daerah itu memiliki pengalaman dan kekhasannya masing-masing.
Khofifah misalnya. Dia perempuan dengan menunjukkan isu gender di PPP tidak ada masalah.
"Kemudian baik Bu Khofifah, Gubernur Jakarta, Jabar kan relatif tidak berpartai. Meski Bu Khofifah pernah di PPP, sekarang kan secara formal punya jarak yang sama dengan semua partai. Kalau Pak Ganjar kan tuan rumah," tuturnya.
Saat pembukaan, PPP memberikan Anies Baswedan sorban dan tasbih. Namun saat ditanya apakah hal itu berkaitan dengan dukungan pada Anies Baswedan di 2024 nanti, ia justru mengelak.
“Ini tahun berapa? Kan masih jauh,” ujarnya.***
Source: Silahkan Klik Link Ini
Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Potret Ganjar Pranowo. /Instagram @ganjar_pranowo
Saat Ganjar Pranowo Absen di Munas Ulama PPP, Pengamat: Hindari Kegaduhan di Internal PDIP
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Tidak ada komentar