Breaking News

Kritik Kecelakaan LRT Jabodebek, Pemerintah Diminta Tunda Proyek Daripada Ancam Nyawa Penumpang


Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menyebutkan jika pemerintah lebih baik menunda pengoperasian LRT Jabodebek.

Pernyataan tersebut diberikan Mardani Ali Sera menanggapi kecelakaan yang terjadi ketika LRT Jabodebek dalam tahap uji coba.

Pada 25 Oktober 2021 siang WIB, terjadi kecelakaan yang melibatkan dua LRT di kawasan Cibubur, Jakarta Timur.

LRT tersebut bertabrakan ketika sedang tahap uji coba.

Meskipun terjadi kecelakaan saat dalam tahap uji coba, direktur PT INKA, Budi Noviantoro berujar jika dalam tabrakan tersebut juga disebabkan adanya human error.

Kecelakaan yang melibatkan dua LRT itu menjadi sorotan publik.

Dilansir Pikiran-Rakyat.com dari akun Twitter milik Mardani Ali Sera, ia juga menyoroti kecelakaan yang terjadi ketika dalam tahap uji coba LRT.

Mardani menuntut pemerintah untuk terbuka tentang faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan tersebut.

"Publik mesti tahu apa yg sbnrnya terjadi. Jika tdk ada transparansi/investigasi yg teruji, masyarakat bisa berpikir berkali2 utk naik kereta tsb," kata Mardani Ali Sera.

Dikatakan lebih lanjut oleh Mardani, pengerjaan proyek tersebut harus ditunda untuk menghindari petaka yang mungkin akan mengancam keselamatan nyawa penumpang ketika LRT sudah dioperasikan secara resmi.

"Pengerjaan proyek bisa ditunda diiringi dgn audit menyeluruh. Lbh baik pengoperasian tertunda ketimbang beroperasi tp membawa petaka," ujar Mardani.***

Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: LRT Jakarta. /Dok. PT LRT Jakarta via Antara
Kritik Kecelakaan LRT Jabodebek, Pemerintah Diminta Tunda Proyek Daripada Ancam Nyawa Penumpang Kritik Kecelakaan LRT Jabodebek, Pemerintah Diminta Tunda Proyek Daripada Ancam Nyawa Penumpang Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar