Foto Predator Seksual Reynhard Sinaga Beredar, Wajahnya Babak Belur Kena Bogem Mentah dari Korban
Sosok pria asal Indonesia, Reynhard Sinaga, dikenal publik sebagai predator seksual usai ketahuan melakukan pelecehan seksual terhadap 206 pria di Manchester, Inggris.
Reynhard Sinaga telah mendekan di penjara sejak Januari 2021 lalu. Sang predaktor seksual dihukum 40 tahun penjara.
Namun masyarakat masih kurang puas dengan hukuman Reynhard Sinaga, mengingat kejahatan keji yang telah dilakukan.
Setelah lebih dari setahun mendekam di penjara, beredar sebuah foto yang menunjukkan wajah Reynhard babak belur.
Kepolisian Manchester membagikan foto Reynhard yang diambil pada 2017 silam, kedua matanya terlihat menghitam usai dipukuli oleh salah satu korban. Bahkan ada plester di kedua pelipis matanya.
Korban tersebut berhasil bangun dan melawan Reynhard Sinaga hingga kemudian melarikan diri.
Korban yang sempat melarikan diri ini kemudian menelepon pihak berwajib, dan akhirnya kasus kekerasan seksual yang sangat keji itu terungkap.
Pihak kepolisian bahkan merasa ngeri ketika melihat video dan bukti foto yang ditemukan di apartemen sang predator.
Tak pelak aksi keji itu membuat trauma yang cukup dalam pada para korban.
Melansir laman Metro UK, seorang korban bernama Daniel kini berani muncul di hadapan publik dan menceritakan pengalaman pahitnya.
Dalam sebuah film dokumenter, Daniel mengatakan jika ia merasa ngeri dan menjadi pria yang terlihat rentan karena melihat langsung foto bukti.
Ia tak menampik bahwa untuk bisa bicara di hadapan publik sangatlah sulit, mengingat dirinya adalah seorang pria dan juga korban pemerkosaan.
Daniel berharap para korban predator Reynhard Sinaga bisa lebih berani untuk bersaksi.***
Source: Silahkan Klik Link Ini
Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Foto Reynhard Sinaga babak belur beredar. /Greater Manchester Police
Foto Predator Seksual Reynhard Sinaga Beredar, Wajahnya Babak Belur Kena Bogem Mentah dari Korban
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar