Breaking News

Beri Nilai E untuk Nadiem Makarim, Ketua BEM UI Sebut Negara Tak Hadir dalam Kebebasan Berpendapat


Rabu 20 Oktober 2021, pemerintahan yang dipimpin Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin genap berusia dua tahun.

Tak sedikit masyarakat dan mahasiswa yang memberi penilaian terhadap kinerjanya.

Usai dua tahun pemerintahan Jokowi - Ma’ruf Amin memimpin Indonesia, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Leon Alvinda Putra menyebut, pihaknya memberi penilaian untuk pemerintah.

Ketua BEM UI tersebut menyebut penilaiannya itu didasari dari kajian.

“Dua hari lalu (Rabu 20 Oktober 2021), bertepatan dengan momentum evaluasi dua tahun pemerintahan pak Jokowi dan pak Ma’ruf Amin yang memang dari kajian yang telah kita dasari sebelumnya, pengawalan, isu, dan lain sebagainya,” kata Ketua BEM UI tersebut.

Ketua BEM UI tersebut menuturkan bahwa, pihaknya memberikan nilai E untuk Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

“Sebagai contoh misalnya terkait dengan pendidikan tinggi, kami memberikan nilai E untuk pak Nadiem Makarim atas dasar jaminan kebebasan berpendapat dan kebebasan akademik di Perguruan Tinggi,” kata Leon, seperti dikutip dari kanal YouTube Karni Ilyas Club pada 24 Oktober 2021.

Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa, hal tersebut bukanlah hal baru ketika kampus memberikan skorsing pada mahasiswanya karena menyampaikan aspirasi.

“Dalam hal ini negara tidak hadir dalam menjamin kebebasan berpendapat,” tutur dia.

Selain itu, Leon juga mengungkapkan alasan ihwal pernyataannya tersebut, bahkan mengungkapkan telah melakukan audiensi.

“Pada bulan April waktu itu, kita sudah audiensi dengan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbud kita sudah sampaikan bahwa, ini banyak sekali yang di DO (drop out), dan waktu itu kita bawa mahasiswa Universitas Lancang Kuning dan kami tekankan tidak boleh ada pembiaran,” ujarnya.

Disampaikan oleh Leon, saat itu pihaknya sudah memberikan solusi, namun kasus serupa pada bulan April kembali bertambah.

“Padahal menurut Covenant Internasional Ecosoc salah satu tujuan pendidikan adalah penguatan terhadap Hak Asasi Manusia dan kebebasan dasar manusia,” tutur dia.

Dikatakan olehnya, isu kebebasan berpendapat yang terjadi itu menjadi alasan Nadiem Makarim mendapat nilai E.***

Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Ketua BEM UI, Leon Alvinda Putra. /Instagram.com/@leonalvinda
Beri Nilai E untuk Nadiem Makarim, Ketua BEM UI Sebut Negara Tak Hadir dalam Kebebasan Berpendapat Beri Nilai E untuk Nadiem Makarim, Ketua BEM UI Sebut Negara Tak Hadir dalam Kebebasan Berpendapat Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar