Adsterra

Breaking News

Anies Baswedan Kampanye Antirokok di Jakarta untuk Selamatkan Nyawa Diprotes


Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar, menanggapi ragam protes yang dialamatkan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Padahal, menurut dia, kampanye antirokok Anies Baswedan itu adalah untuk menyelamatkan nyawa masyarakat Jakarta.

Dia pun menyayangkan adanya protes tersebut. Selain itu Musni Umar menyebutkan beberapa poin dari bahaya kebiasaan mengisap asap rokok bagi kesehatan

Di antaranya yaitu merokok dapat menyebabkan penyakit asma, infeksi paru-paru, kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker paru-paru, serangan jantung, stroke, dan impoten.

"Anies kampanye anti-merokok utk selamatkan nyawa diprotes," kata Musni Umar, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Twitter @musniumar pada Rabu, 6 Oktober 2021.

"Pd hl berbagai hsl penelitian ditemukan bahaya merokok bagi kesehatan: 1) sebabkan penyakit asma, 2) infeksi paru-paru, 3) kanker mulut, 4) kanker tenggorokan, 5) kanker paru-paru, 6) serangan jantung, 7) stroke, 8) impoten," sambungnya. 

Baru-baru ini, beredar surat yang dikabarkan dikirim oleh Anies Baswedan kepada Michael R Bloomberg, pemilik Filantropi Bloomberg, untuk meminta dana pelaksanaan kampanye antirokok di Jakarta.

Surat yang diunggah oleh akun Twitter @rokok_indonesia menyebut Anies senang bergabung dengan program Bloomberg Philanthropies untuk menjadi kota yang mengampanyekan antirokok.

Dalam surat itu disebutkan juga dukungan Bloomberg Philanthropies untuk membuat Jakarta 100 persen bebas dari papan reklame rokok di luar ruangan dan berlanjut menghapus iklan tembakau di dalam ruangan.

"Balik lagi ke Anies Baswedan, inisiasi bertukar surat dengan komitmen melarang rokok di daerah kekuasaannya ini ya bisa jadi alat tukar politik. Ingat bentar lagi 2024, waktunya cari dana bos," kata pemilik akun @rokok_indonesia.

Sebelumnya, Anies telah mengeluarkan Seruan Gubernur Nomor 8 Tahun 2021 terkait pembinaan kawasan dilarang merokok.

Ada tiga poin penting dalam Sergub tersebut, yakni: Tidak memasang reklame rokok atau zat adiktif baik di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor), termasuk memajang kemasan/bungkus rokok atau zat adiktif di tempat penjualan.

Memasang tanda larangan merokok pada setiap pintu masuk dan lokasi yang mudah diketahui oleh setiap orang di area gedung serta memastikan tidak ada yang merokok di kawasan dilarang merokok.

Tidak menyediakan asbak dan tempat pembuangan puntung rokok pada kawasan dilarang merokok.***

Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. /beritajakarta.id
Anies Baswedan Kampanye Antirokok di Jakarta untuk Selamatkan Nyawa Diprotes Anies Baswedan Kampanye Antirokok di Jakarta untuk Selamatkan Nyawa Diprotes Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar