Breaking News

Ahli Hukum Sebut Budaya Kerja Polisi Lambat dan Malas: Responsnya Lama Sekali


Ahli hukum Johnson Panjaitan menyebutkan ada masalah terkait budaya kerja polisi. Dia menilai polisi saat ini bekerja lambat dan malas-malasan.

Hal itu disampaikan Johnson Panjaitan di tengah banyaknya kritik terhadap institusi Polri dalam beberapa hari terakhir.

"Memang ada masalah soal budaya kerja ya. Masih lelet, masih lambat itu jelas. Masih malas," kata Johnson Panjaitan dalam acara 'Oknum Melenceng, Institusi Polri Ikut Tercoreng!' yang disiarkan YouTube tvOneNews, Kamis, 28 Oktober 2021.

Johnson mencontohkan budaya kerja polisi yang lambat seperti lama merespons laporan.

"Misalnya ibu-ibu udah melapor, responsnya lama sekali, giliran lapor ke Kompolnas sudah diskusi, baru cepat. Masa iya harus viral dulu sih baru cepat," katanya.

Selain itu, Johnson juga menyebut institusi Polri masih korup. Dia mencontohkan terkait kasus pemukulan pedagang di pasar di Medan yang malah jadi tersangka.

Terkait hal itu, Johnson menuding kepolisian terlampau bodoh menjadikan pedagang menjadi tersangka. Dia bahkan curiga insitusi Polsek yang ada di tempat kejadian terlibat dari jaringan preman.

"Menurut saya, jangan-jangan institusi polisi, mohon maaf, Polsek yang ada disitu terlibat atau jaringan para preman yang mengutip uang di pasar. Jadi tidak bisa hanya kasus itu yang diperiksa, atau Kapolseknya diganti," katanya.

Tanggapan Irjen Pol Ferdy Sambo

Menanggapi tudingan itu, Irjen Pol Ferdy Sambo mengatakan Kapolri saat ini sudah otokritik dan menerima masukan dari mana pun.

"Terkait kasus yang Bapak sampaikan, kami sudah melakukan penyelidikan, penegakan kode etik terhadap anggota yang melakukan pelanggaran tersebut," ujar Sambo.

Menurutnya, hal itu terkait masalah kepemimpinan di kapolsek dan first line supervisor yang menangani perkara tersebut.

Sambo menyebutkan pada saat pelantikan Kapolsek, Kapolri menegaskan tidak akan membela pimpinan yang tidak mampu mengendalikan anggotanya.

"Sehingga diharapkan nanti pimpinan-pimpinan di tingkat first line supervisor sampai tingkat Polda bisa memaksimalkan pengawasan proses penyidikan atau tindakan kepolisian," katanya.

Sambo menekankan pihaknya akan menegakkan aturan dan displin kode etik terkait pelanggaran.***

Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Sejumlah anggota polisi mengamankan pendemo saat membubarkan aksi unjuk rasa memprotes ketimpangan pembangunan di Banten yang berlangsung di depan Gedung DPRD Banten di Serang, Senin (4/10/2021). Aksi digelar dalam menyambut HUT ke-21 Provinsi Banten. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/foc. /ASEP FATHULRAHMAN
Ahli Hukum Sebut Budaya Kerja Polisi Lambat dan Malas: Responsnya Lama Sekali Ahli Hukum Sebut Budaya Kerja Polisi Lambat dan Malas: Responsnya Lama Sekali Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar