Adsterra

Breaking News

SBY Dipuji karena Tak Pernah Coba Tambah Masa Jabatan, Latar Belakang TNI Disinggung


Politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Luqman Hakim memuji mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang selama menjabat sebagai Presiden tak pernah mencoba menambah masa jabatan dengan cara mengubah konstitusi.

Isu soal amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang mengarah pada rencana penambahan masa jabatan presiden kembali memanas setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang para elite partai politik koalisi pemerintah ke Istana Kepresidenan pada 25 Agustus 2021.

Banyak yang menduga pertemuan itu membahas soal rencana amandemen UUD 1945. 

Namun, Johnny G. Plate selaku Sekretaris Jenderal Partai NasDem mengatakan acara itu hanya pertemuan reguler Presiden dan pimpinan partai politik koalisi.

Luqman Hakim yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi II DPR itu menilai, kondisi saat ini sangat berbeda dibandingkan zaman pemerintahan SBY yang disebutnya sangat patuh terhadap konstitusi.

"Presiden @SBYudhoyono dua periode bersikap hormat & patuh konstitusi. Selama menjabat tidak bermanuver utk merusak konstitusi agar bisa diperpanjang atau dipilih ke-3, ke-4, ke-5, dst," katanya melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @LuqmanBeeNKRI pada 27 Agustus 2021.

"Mungkin krn di TNI ada Sapta Marga. Kami bangga dg TNI. Hidup TNI! Hidup Rakyat!" sebutnya menambahkan.

Cuitan Luqman Hakim

Rencana MPR mengamandemen UUD 1945 kabarnya hanya terbatas pada rencana penerapan haluan negara yang bernama Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Meski begitu, banyak kalangan menyebutkan, rencana amandemen UUD 1945 akan melebar ke pembahasan masa jabatan presiden. Salah satunya seperti dijelaskan pakar hukum tata negara Bivitri Susanti.

Menurutnya, tidak ada yang bisa menjamin penambahan periode masa jabatan presiden tidak akan dibahas saat pembahasan amandemen UUD 1945.

"Karena PPHN itu tidak ada manfaatnya sama sekali selain nostalgia zaman dahulu," ucapnya kepada Pikiran-rakyat.com (PR) melalui sambungan telepon pada 19 Maret 2021.

"Jadi wajar kalau muncul kecurigaan pembahasan PPHN itu dijadikan semacam kuda troya untuk menutupi rencana sebenarnya," sebutnya mengimbuhkan.***

Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). /Twitter/@SBYudhoyono
SBY Dipuji karena Tak Pernah Coba Tambah Masa Jabatan, Latar Belakang TNI Disinggung SBY Dipuji karena Tak Pernah Coba Tambah Masa Jabatan, Latar Belakang TNI Disinggung Reviewed by Admin Oposisi on Rating: 5