ProDEM Desak Tokoh Bangsa Bentuk Pemerintahan Presidium, Tugasnya Bubarkan Kabinet dan Persiapkan Pemilu
Penanganan pandemi Covid-19 yang urakan serta utang pemerintah yang terus membubung tinggi membuat Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) membuat sebuah seruan untuk para tokoh dan elite bangsa.
Seruan itu berisi desakan agar para tokoh segera berkonsolidasi membentuk pemerintahan presidium.
Ketua Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule menjelaskan bahwa pemerintahan ini mendesak untuk dibuat demi menyelamatkan cita-cita berbangsa dan bernegara.
“ProDEM mendesak para tokoh dan elite bangsa, agar segera berkonsolidasi dan membentuk pemerintahan presidium,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Selasa (24/8).
Iwan Sumule mengurai bahwa tugas pemerintahan presidium ada tiga. Pertama bertugas membubarkan kabinet yang ada. Sebab, para menteri terlihat tidak fokus dalam menangani masalah kesehatan rakyat. Bahkan ada yang memanfaatkannya untuk mencari untung dan memupuk popularitas menatap Pilpres 2024.
Tugas kedua adalah membentuk kabinet sementara yang amanah. Kabinet yang berisi orang-orang profesional dan mumpuni dalam mengatasi segala masalah yang diderita rakyat saat ini. Baik masalah pandemi, utang, hingga kesejahteraan rakyat.
“Ketiga, persiapkan pemilu dalam 3 hingga 6 bulan,” tutupnya.
Source: Silahkan Klik Link Ini
Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Ketua Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule/Net
ProDEM Desak Tokoh Bangsa Bentuk Pemerintahan Presidium, Tugasnya Bubarkan Kabinet dan Persiapkan Pemilu
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Hai bro...apa sih yang sdh kamu kerjakan untuk bangsa dan negara ini...jangan hanya bangkitkan kebencian, huru hara...perpecahan...siapa yang akan mengganti lebih baik dari Jokowi ?? Gatot ? Rizal ramli ?Kamu? Prabowo ?? Mereka sdh pasti bisa bawa negara ini lebih hebat ?? siapa ????...ingat dibelakang jokowi masih banyak pendukungnya...jangan main-main dengan menyebar kebencian untuk menurunkan Jokowi, jangan ada petumpahan darah dinegri ini krs napsu biadabmu, yang hanya membenci dan membenci...ingat masih banyak pendukung Jokowi yang siap untuk menumpahkan darah untk negri tercinta ini
BalasHapus