Breaking News

Abaikan Lockdown, Natalius Pigai: Jokowi Tidak Cerdas dan Sembrono


Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi wujud kegagalan pemerintah dalam mengambil kebijakan penanganan pandemi Covid-19. Sebab bila ingin benar-benar menuntaskan Covid-19, pemerintah seharusnya menerapkan karantina wilayah atau lockdown.

Demikian disampaikan aktivis kemanusiaan Natalius Pigai merespons sikap pemerintahan Presiden Joko Widodo yang kembali memperpanjang PPKM Level 4 hingga 16 Agustus mendatang.

"Sudah makan 1 bulan 11 hari atau 41 hari (PPKM), tapi Covid-19 masih liar menyerang warga," kata Natalius Pigai kepada redaksi, Selasa (10/8).

Rentang waktu tersebut dinilai terlalu lama bila dibandingkan dengan efektivitasan lockdown.

"Kalau 5 Juli menerapkan UU Kekarantinaan, yakni lockdown Jawa & Bali hanya butuh 14 hari Covid-19 mati," tutur mantan Komisioner Komnas HAM ini.

Oleh karenanya, ia menilai sejauh ini penanganan pandemi Covid-19 oleh pemerintahan Jokowi belum benar-benar berjalan dengan baik. Berbagai kebijakan pemerintah pun dinilai sembrono.

"Cara Jokowi tidak cerdas dan sembrono (dengan memperpanjang PPKM)," tutup Pigai.

Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Aktivis Kemanusiaan Natalius Pigai/Net
Abaikan Lockdown, Natalius Pigai: Jokowi Tidak Cerdas dan Sembrono Abaikan Lockdown, Natalius Pigai: Jokowi Tidak Cerdas dan Sembrono Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar