Breaking News

WNA Singgung BPJS, Sebut Biaya Berobat Indonesia Mahal: Malaysia 15 Ribu Sudah Pelayanan Paling Bagus!


Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia bernama Ivy Phan curhat terkait biaya berobat di Indonesia yang dianggapnya mahal.

Selain itu, menurutnya di Indonesia juga mesti membayar BPJS setiap bulan, meskipun tidak sakit.

Ia lantas membandingkan dengan negara tetangga alias negaranya sendiri, yakni Malaysia, yang dinilai biaya kesehatannya murah tetapi berkualitas.

“Kalau Malaysia, di rumah sakit kerajaan atau Pemerintah, orang berobat dengan Rp15 ribu sudah mendapat pelayanan paling bagus. Di sini harus bayar BPJS setiap bulan meski tidak sakit,” tuturnya.

Sebagai informasi, Ivy merupakan salah seorang mahasiswa kedokteran gigi di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Melalui kanal YouTube-nya, wanita berkacamata itu menceritakan hal yang menurutnya tak menyenangkan di Indonesia, salah satunya soal layanan kesehatan di rumah sakit.

Kata Ivy, walau setiap negara memiliki kelebihan masing-masing, negara kelahirannya lebih unggul di bidang pelayanan kesehatan daripada Indonesia.

“Sebenarnya ada kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kalau di Malaysia, kelebihannya di kesehatannya. Saya terima perawatan, obat-obatan, itu lebih murah dibanding saya di Indonesia,” tuturnya, seperti dikutip terkini.id dari kanal YouTube Ivy Phan via Haibunda pada Kamis, 22 Juli 2021.

Ivy mengatakan bahwa biaya yang mahal tersebut tak berarti karena ia warga asing, melainkan ia menanggung biaya tarif pengunjung biasa alias tak bersubsidi.

Adapun pengalaman berobat itu ia ceritakan ketika dirinya tengah mengalami dislokasi tulang bahu.

Saat itu, Ivy mengaku tak mendapat perawatan atau pemeriksaan apa pun alias hanya diberi obat untuk atasi nyeri, tetapi ia harus membayar Rp300 ribu.

“Saya sempat dislokasi bahu, terus saya ke rumah sakit, ke IGD. Enggak diapa-apain. (Cuma) dikasih obat, itu sudah Rp300 ribu. Wah luar biasa!

Tak sampai di situ, Ivy juga menceritakan pengalaman dan perlakuan tak menyenangkan dari dokter yang menanganinya.

Sebagaimana yang ia ceritakan, dislokasi bahu yang terjadi padanya itu memang menimbulkan nyeri yang kuat.

Walaupun pada akhirnya posisi tulang yang berpindah itu akan kembali secara natural dengan sendirinya, hal tersebut tetap membuat Ivy merasa tak nyaman sehingga akhirnya ia pun meminta dokter untuk memberikannya surat izin sakit.

“Selepas dua jam (menunggu di IGD), itu dokternya ketemu saya. Dia cek, terus dokternya enggak mau kasih saya surat cuti atau libur,” bebernya.

“Itu saya minta dokternya kasih saya libur satu hari. Bahu saya sakit, besok ada praktikum. Kami harus ukir gigi dan harus pakai kekuatan, jadi otot saya memang enggak bisa.”

Mendengar alasan Ivy, dokter tersebut justru menuduh dirinya sengaja ingin bolos kuliah sehingga membuat Ivy kecewa berat.

“Menurut saya, dia sebagai dokter pertimbangkannya bukan kesehatan atau kebaikan saya sebagai pasien, tetapi kedisiplinan,” pungkas Ivy.

Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Curhat WNA. YouTube /Ivy Phan.
WNA Singgung BPJS, Sebut Biaya Berobat Indonesia Mahal: Malaysia 15 Ribu Sudah Pelayanan Paling Bagus! WNA Singgung BPJS, Sebut Biaya Berobat Indonesia Mahal: Malaysia 15 Ribu Sudah Pelayanan Paling Bagus! Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar