Adsterra

Breaking News

Pengamat: Di tengah Pandemi, DPR & Pemerintah Diduga Jadi Calo Vaksin Berbayar


Ada dugaan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah menjadi calo berbayar. Kedua lembaga negara ini mencari keuntungan untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya.

Demikian dikatakan pengamat politik Muslim Arbi dalam pernyataan yang dikutip dari suaranasional.com, Kamis (15/7/2021). “DPR dan pemerintah masih mencari peluang keuntungan di tengah Pandemi,” ungkapnya.

Kata Muslim, KPK yang lemah menjadi kesempatan DPR dan pemerintah untuk melakukan penyelewengan termasuk dugaan menjadi calo vaksin. “Para pejabat di era Rezim Jokowi mentalnya calo bukan untuk mengabdi ke rakyat,” papar Muslim.

Vaksin berbayar, menurut Muslim diduga menjadi bancakan elit di negeri ini. “Harusnya DPR dan pemerintah membuat aturan yang mempermudah vaksin secara gratis,” ungkapnya.

Kata Muslim, kelakuan para pejabat yang mementingkan diri dan kelompoknya memunculkan kerusuhan sosial seperti di Afrika Selatan. “Di Afrika Selatan rakyat menjarah mal maupun toko-toko. Begitu juga di Cuba rakyat sudah berdemonstrasi menyatakan protes terhadap pemerintah setempat yang dianggap gagal dalam mengatasi Covid-19,” pungkasnya.

Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Pengamat: Di tengah Pandemi, DPR & Pemerintah Diduga Jadi Calo Vaksin Berbayar
Pengamat: Di tengah Pandemi, DPR & Pemerintah Diduga Jadi Calo Vaksin Berbayar Pengamat: Di tengah Pandemi, DPR & Pemerintah Diduga Jadi Calo Vaksin Berbayar Reviewed by Admin Oposisi on Rating: 5