Kimia Farma Layani Vaksinasi Individu Berbayar, Epidemiolog UI Sindir Kementerian BUMN: Akhirnya Jual Eceran
Epidemiolog Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono ikut menyoroti program Vaksinasi Gotong Royong berbayar bagi individu yang diluncurkan PT Kimia Farma.
Lebih jauh, Pandu Riono menduga ada sebuah motivasi terselubung dalam program Vaksinasi Gotong Royong dari PT Kimia Farma yang saat ini langsung membuat gaduh itu.
Sebagai informasi, sebelumnya program Vaksinasi Gotong Royong berbayar bagi individu sempat disampaikan langsung Sekretaris Perusahaan PT Kimia Farma, Ganti Winarno Putro.
Mengutip Antara, Ganti Winarno Putro mengemukakan pelayanan program Vaksinasi Gotong Royong berbayar bagi individu sudah bisa diakses di delapan jaringan Klinik Kimia Farma.
"Untuk layanan Vaksinasi Gotong Royong memang sudah bisa dilaksanakan secara individu dan salah satunya, bisa dilakukan di Klinik Kimia Farma untuk layanan vaksinasi individu tersebut," katanya saat dikonfirmasi pada Sabtu, 10 Juli 2021 malam.
Ganti Winarno Putro mengatakan saat ini sedang dilakukan pembukaan pelayanan di delapan klinik secara bertahap dalam pelayanan vaksinasi berbayar bagi individu di Klinik Kimia Farma.
"Untuk layanan yang sudah dimulai ada di dua klinik, yaitu di Klinik Kimia Farma Senen, Jakarta Pusat dan Klinik Kimia Farma Pulogadung Jakarta Timur," katanya.
Penyediaan layanan tersebut, kata Sekretaris Perusahaan PT Kimia Farma itu, sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.
Pada poin kesatu dari peraturan tersebut, menetapkan besaran harga pembelian vaksin produksi Sinopharm melalui penunjukan PT Bio Farma (Persero) dalam pelaksanaan pengadaan vaksin Covid-19.
Selanjutnya, disebutkan juga mengenai tarif maksimal pelayanan untuk pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong.
Harga pembelian vaksin ditetapkan sebesar Rp321.660 per dosis dan tarif maksimal pelayanan vaksinasi sebesar Rp117.910 per dosis.
"Untuk pendaftaran dan lain-lain, bisa melalui Kimia Farma Mobile," kata Ganti Winarno Putro menjelaskan.
Berdasarkan informasi yang beredar, program Vaksinasi Gotong Royong berbayar bagi individu ini mulai bisa diakses, Senin, 12 Juli 2021 besok.
Sementara itu melalui akun Twitter pribadinya, Epidemiolog UI Pandu Riono menyampaikan penilaiannya atas program Vaksinasi Gotong Royong berbayar dari PT Kimia Farma itu yang diklaim untuk kekebalan kelompok.
“Bilang aja jualan vaksin, gak usah bilang herd-immunity (kekebalan kelompok),” cuit Pandu Riono di akun Twitter-nya @drpriono1, Minggu, 11 Juli 2021, dikutip Pikiran-Rakyat.com.
“Motivasi terselubung vaksin gotong-royong adalah jualan bukan untuk bantu kendalikan pandemi. Tak perlu dusta @KemenBUMN,” tulis Pandu Riono melanjutkan.
“Vaksin.... Vaksin.... Vaksin… siapa mau? Akhirnya jualan eceran juga,” cuit Pandu Riono dalam unggahan yang lain menyindir program Vaksinasi Gotong Royong berbayar dari PT Kimia Farma.***
Source: Silahkan Klik Link Ini
Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Epidemiolog UI, Pandu Riono soroti program Vaksinasi Gotong Royong berbayar bagi individu yang diluncurkan PT Kimia Farma. /
Kimia Farma Layani Vaksinasi Individu Berbayar, Epidemiolog UI Sindir Kementerian BUMN: Akhirnya Jual Eceran
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar