Adsterra

Breaking News

Jawaban Pidato 'Menyerah' Jokowi Lawan Covid-19, Kantong Kresek Putih Simbol Gerakan Rakyat


Sebuah pernyataan yang diungkap Presiden Joko Widodo alias Jokowi soal Covid-19, jadi perhatian publik.

Pada pidato resminya, Jokowi mengatakan jika pemerintah sudah tidak mampu menangani persoalan pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, Jokowi meminta bantuan dari masyarakat untuk sama-sama melawan Covid-19.

“Pemerintah tak bisa bekerja sendirian. Seluruh pihak harus bergotong royong menangani ujian (pandemi Covid-19) yang maha berat,” kata Presiden Jokowi seperti dilihat pikiran-rakyat.com dari kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Rabu, 14 Juli 2021.

Terkait pernyataan itu, Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana menilai, Presiden Jokowi sudah mengibarkan bendera putih.

Gde Siriana melihat, jika Presiden Jokowi sudah tidak mampu memenuhi kebutuhan rakyat.

Lantas, Gde Siriana pun mengunggah foto dirinya sambil memegang bendera putih di akun Twitternya, Rabu 14 Juli 2021.

Atas unggahan itu, Gde Siriana menganggap bendera putih itu bisa dijadikan sebagai gerakan rakyat Indonesia.

Meski berbahan dasar dari kantong kresek, hal itu sebagai jawaban rakyat Indonesia atas pidato Presiden Jokowi tersebut.

“Dengan kantong plastik kresek pun jadi untuk gerakan rakyat kibarkan bendera putih di mana-mana,” cuitnya.

Gde Siriana menyebut, warna putih dalam bendera tersebut memiliki makna cinta damai dan bersih suci.

“Putih artinya cinta damai, bersih suci,” beber Gde Siriana terkait makna warna putih dalam bendera tersebut.

Maksudnya, melalui bendera putih ini, rakyat Indonesia tidak menginginkan jatuh banyak korban akibat pandemi Covid-19.

“Rakyat ingin agar tidak lagi banyak jatuh korban,” pungkas Gde Siriana.

Bantuan beras

Seiring dengan naiknya kasus Covid-19 di Indonesia, pemerintah memberlakukan PPKM Darurat se-Jawa Bali, mulai 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

PPKM Darurat dinilai mampu menekan persebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia, yang saat ini tengah mengalami gelombang kedua.

Aturan PPKM Darurat ini langsung mendapat pro dan kontra dari masyarakat.

Pasalnya, pemerintah dinilai tidak bertanggung jawab secara penuh selama penerapan PPKM Darurat. Apalagi banyak orang yang harus rela kehilangan pekerjaan.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, menyebut pemerintah tak serta merta cuci tangan.

Lewat konferensi pers yang digelar pada 12 Juli 2021 ini, Luhut mengungkap sejumlah langkah pemerintah, selama PPKM Darurat.

Adapun salah satu hal yang dipastikan pemerintah adalah tak membuat rakyat kelaparan.

Presiden Jokowi disebut akan menjamin rakyat tak akan kelaparan selama penerapan PPKM Darurat.

"Bantuan beras akan diberikan pemerintah, perintah presiden," ujar Luhut.

"Nanti TNI dan Polri akah bagikan sesuai perintah presiden, karena rakyat tidak boleh kelaparan atau tidak makan," imbuhnya.

Luhut menyebut pemerintah kemungkinan akan membagikan beras ke titik-titik yang kekurangan pangan mulai Rabu, 14 Juli 2021 mendatang.

Beras yang akan dibagikan ke masyarakat jumlahnya bervariasi, mulai dari beras lima kilogram hingga beras 10 kilogram.

"Semua titik-titik yang ada kekurangan pangan, atau kekurangan beras, akan dibagikan oleh TNI, dan mungkin akan berlaku mulai Rabu ini," ujar Luhut.

"Beras yang 5 kilogram dan 10 kilogram," katanya.

Selain beras, pemerintah kini mengimpor tabung oksigen untuk membantu rumah sakit yang kekurangan.

Rencananya, pemerintah juga akan meminjamkan tabung oksigen untuk masyarakat, tiap rumah.

Luhut juga menyebut jika kini pemerintah berupaya menjaga pasokan vaksin Covid-19, untuk mempercepat program vaksinasi.***

Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Presiden Jokowi. Pada pidato resminya, Jokowi mengatakan jika pemerintah sudah tidak mampu menangani persoalan pandemi Covid-19. Oleh karena itu, Jokowi meminta bantuan dari masyarakat untuk sama-sama melawan Covid-19. /
Jawaban Pidato 'Menyerah' Jokowi Lawan Covid-19, Kantong Kresek Putih Simbol Gerakan Rakyat Jawaban Pidato 'Menyerah' Jokowi Lawan Covid-19, Kantong Kresek Putih Simbol Gerakan Rakyat Reviewed by Admin Oposisi on Rating: 5