Breaking News

Ini Fakta Local Satanic Indonesia, Mongol: Gereja Setan Masih Ada Hingga Kini


Ini fakta Local Satanic Indonesia, Mongol: Gereja Setan masih ada hingga kini. Merinding, mungkin itulah yang dapat dirasakan ketika komika Mongol Stres bicara blak-blakan terkait Gereja Setan (Church of Satan) atau Local Satanic Church yang masih ada di Indonesia dalam podcast Deddy Corbuzier yang berjudul ‘MERINDING GUE DENGER INI, GOKIL‼️ SEREM ABIS‼️ – Mongol’ yang diunggah pada 1 Juli 2021 lalu.

Mongol mengungkapkan, seperti dirangkum Terkini.id pada Minggu 11 Juli 2021 dari rekaman podcast Deddy Corbuzier tersebut, Local Satanic Church atau Gereja Setan lokal di Indonesia, merupakan suatu sekte yang masih hidup secara underground di Indonesia, beberapa di antaranya ada di Jakarta, yaitu Tanah Abang, Kelapa Gading, dan Pondok Indah.

Dalam podcast berdurasi 44 menit 25 detik itu, pemilik nama asli Ronny Immanuel itu banyak mengisahkan tentang kehidupannya yang pernah menjadi ‘Jenderal Besar’ Gereja Setan di wilayah Asia.

Berikut fakta-fakta freak atau aneh dalam Gereja Setan atau Local Satanic Church di Indonesia:

Pertama, mengajak orang untuk bergabung dengan Gereja Setan akan mendapatkan imbalan uang dalam jumlah cukup besar. Hal inilah yang menjadi salah satu daya tarik orang untuk bergabung di Gereja Setan.

Ilustrasi Gereja Setan. (Istimewa)

Per satu orang yang diajak, seorang anggota akan mendapatkan insentif yang lumayan besar, yaitu Rp 500 ribu dalam sekali ritual.

Kedua, Gereja Setan menargetkan anak-anak muda yang masih labil untuk menjadi pengikutnya. Mongol menyebutkan, orang-orang tua apalagi yang sudah memiliki anak, sudah cenderung lebih stabil dan tidak mudah dipengaruhi.

Ketiga, Gereja Setan tidak menyembah Setan, melainkan sebaliknya melakukan penghujatan kepada Tuhan. Menurut Mongol, Gereja Setan mengakui Setan bukanlah entitas yang ‘maha’, sehingga tidak patut untuk disembah.

Keempat, Gereja Setan mendapatkan donasi dari industri porno sebesar 28,17 persen dari profit industri pornografi. Angka ini, sebut Mongol, mengacu pada ayat di Alkitab, Matius 28:17 yang berbunyi, “Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu”.

Kelima, masih menurut Mongo, Gereja Setan juga memiliki ritual seks yang disebut ‘Santap Kasih Bersama’. Ritual ini merupakan pesta seks yang dilakukan anggota Gereja Setan sebanyak tiga kali dalam seminggu.

Ilustrasi Gereja Setan. (Istimewa)

“Pimpinan Gereja Setan berhak memilih untuk berhubungan seks dengan siapa pada saat ritual, baik laki-laki maupun perempuan,” demikian ungkap Mongol.

Keenam, papar Mongol, tidak seperti yang diyakini banyak orang, ternyata tidak ada ritual pengorbanan manusia hidup di Gereja Setan.

“Terdapat ritual dengan menggunakan pengorbanan manusia, namun yang digunakan adalah jasad bayi yang telah meninggal, terutama bayi korban aborsi,” bebernya.

Ketujuh, imbuh Mongol, untuk memenuhi kepentingan keenam tadi yaitu ritual pengorbanan jasad bayi, Gereja Setan bekerja sama dengan banyak klinik aborsi di banyak kota di Indonesia.

Menurutnya, klinik aborsi tersebut akan menyediakan jasad calon bayi yang kemudian akan digunakan dalam ritual Gereja Setan.

Demikianlah fakta-fakta Gereja Setan di Indonesia seperti yang diungkapkan Mongol.

Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Mongol Stres. (Youtube)
Ini Fakta Local Satanic Indonesia, Mongol: Gereja Setan Masih Ada Hingga Kini Ini Fakta Local Satanic Indonesia, Mongol: Gereja Setan Masih Ada Hingga Kini Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar