Breaking News

Ingatkan Jokowi Soal Soekarno dan Soeharto Mundur Karena Didemo, Ali Syarief: Kita Lihat Responnya Seperti Apa


Akhir-akhir ini hampir setiap hari, di semua platform media sosial banyak warganet yang menyerukan Presiden Jokowi untuk mundur.

Seruan warganet yang menginginkan Presiden Jokowi mundur itu telah menyita perhatian Akademisi Cross Culture Institute yakni Ali Syarief.

Melalui akun Twitter pribadinya, Ali Syarief tampak membandingkan sikap Presiden Jokowi dengan para pendahulunya.

Ali Syarief membandingkan sikap Presiden Jokowi yang seolah tak mau mundur walaupun sudah di demo rakyat, menurutnya hal itu berbeda dengan para pendahulunya yang justru memilih mundur usai di demo rakyat.

Menurut Ali Syarief, ada tiga Presiden Indonesia yang memilih mundur karena didesak atau didemo rakyat, diantaranya Soekarno, Soeharto, dan Gus Dur.

Baca Juga: Jokowi Disebut Bakal Ditinggalkan Para Partai Pendukungnya, Politikus Demokrat: Hanya Menunggu Waktu Saja

Ia mengatakan bahwa Soekarno pada saat itu didemo dan menyerahkan kekuasaannya kepada Soeharto melalui Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar).

Hal yang sama terjadi pada Soeharto yang ketika sudah menjabat selama 32 tahun dan ekonomi Indonesia mengalami krisis moneter serta didemo mundur oleh rakyat.

Tak hanya itu, Ali Syarief juga menyinggung soal bagaimana Gus Dur yang memilih mundur karena diprotes banyak pihak dan kemudian dilengserkan.

"Bung Karno, didemo, lalu menyerahkan SUPERSEMAR kepada Pak Harto. Pak Harto di demo, lalu menyatakan mundur. Gus Dur, diprotes banyak pihak, lalu dilengserkan," ujarnya, dikutip Galamedia, Minggu 11 Juli 2021.

Dari tiga kejadian dimasa lalu itu, Ali Syarief pun memperingatkan Presiden Jokowi yang dianggapnya sebagai pemimpin paling parah.

Menurut Ali Syarief, saat ini tengah menggaung lagi suara-suara rakyat yang meminta Presiden Jokowi untuk mundur dari jabatannya.

Ali Syarief pun mengajak semua pihak untuk melihat bagaimana Presiden Jokowi akan menyikapi dan merespon nya.

"Nah, sekarang "menggaung lagi hingar bingar teriak minta Jokowi Mundur", kita lihat responsenya seperti apa, yang ini paling parah" pungkasnya.

Seperti diketahui, hingar bingar seruan masyarakat yang meminta Presiden Jokowi mundur itu, merupakan tanda rakyat sudah tak percaya lagi dengan pemerintah.

Apalagi akibat pandemi yang berkepanjangan, membuat banyak masyarakat menilai bahwa Presiden Jokowi tidak bisa mengatasi pandemi.

Oleh karena itu banyak dari mereka yang memilih ikut-ikutan menyerukan Presiden Jokowi mundur.***

Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Presiden Joko Widodo (Jokowi). //Twitter/@jokowi/ //
Ingatkan Jokowi Soal Soekarno dan Soeharto Mundur Karena Didemo, Ali Syarief: Kita Lihat Responnya Seperti Apa Ingatkan Jokowi Soal Soekarno dan Soeharto Mundur Karena Didemo, Ali Syarief: Kita Lihat Responnya Seperti Apa Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar